Kamis, 18 Jun 2026 06:46 WIB

Tim PKM Unitomo Surabaya Sukses Tingkatkan Omzet IRT Bandeng di Sidoarjo

  • Penulis :
  • | Selasa, 17 Sep 2024 13:07 WIB
Tim dari Unitomo saat meninjau program PKM di Sidoarjo. (Foto: Humas Unitomo Surabaya for jatimnow.com)
Tim dari Unitomo saat meninjau program PKM di Sidoarjo. (Foto: Humas Unitomo Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Kolaborasi Multi Disiplin Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) melakukan kunjungan ke Riza Jaya penghasil olahan bandeng di Sidoarjo.

Kunjungan yang dilakukan pada hari ini, Selasa (17/09/2024), digelar dalam agenda pelatihan dan pendampingan dengan praktek secara langsung terhadap kegiatan pengolahan bandeng, manajemen keuangan dan pemasaran melalui promosi digital di Desa Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Tim yang diketuai Prof. Dr. Fadjar Kurnia Hartati, MP., Guru Besar Teknologi Pangan Fakultas Pertanian bersama Dr. Edwin Agus Buniarto, SE, MM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kediri, serta Dr. Dra. Fedianty Augustinah, MM dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unitomo ini telah memulai pelatihan dan pendampingan tersebut sejak Agustus hingga September lalu.

Ditemui di sela kegiatan kunjungan kali ini, Prof. Fadjar mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) dengan pendanaan langsung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek pada tahun 2024, ini dilakukan di Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo, dengan alasan tertentu.

“Kita semua tahu, daerah tersebut merupakan penghasil bandeng terbesar di Kabupaten Sidoarjo sehingga disebut dengan Kampung Iwak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Fadjar menerangkan, produk bandeng olahan ada beberapa jenis yang dijual di antaranya bandeng presto, otak-otak bandeng, bandeng bakar (tandur bumbu kecap), sapit (bandeng bakar tandur bumbu rujak).

“Tujuan kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat yang nyata bagi Industri Rumah Tangga (IRT) Riza Jaya dan masyarakat setempat serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, masyarakat dan industri setempat dengan meningkatkan kualitas olahan bandeng Riza Jaya melalui transfer pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di kampus, melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM, yang meliputi peningkatan proses produksi, sanitasi higienis, penyimpanan, pengemasan dan pemasaran produk,” paparnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Bukan hanya itu, lanjutnya, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan ketrampilan IRT Riza Jaya dalam mengelola usahanya, dengan member pelatihan tentang penggunaan teknologi, manajemen usaha, pemasaran dan manajemen kontrol.

“Kami juga memberdayakan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar karena dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan/kesejahteraan masyarakat, hingga pengembangan teknologi dan inovasi, yang meliputi pembaruan proses produksi, meningkatkan efisiensi dan kualitas produk," imbuhnya.

Metode yang diberikan saat pelatihan, pendampingan dan praktek secara langsung, yaitu metode penyimpanan ikan segar yang baik dan benar, penerapan teknologi pengawetan dengan metode pengemasan vacuum, praktek sanitasi dan higienis menurut HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points), pelayanan cepat pada pelanggan, teknologi pengawetan, menyusun laporan keuangan, serta pembuatan marketing digital.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Kunjungan Tim dari Unitomo, yang dilakukan usai penerapan keseluruhan program PKM, menunjukkan IRT Riza Jaya mengalami peningkatan pesat dalam segi omzet dan keuntungan.

Pemilik IRT Riza Jaya, Siti Halimah, menuturkan, peningkatan melebihi ekspektasi yang semula menargetkan peningkatan omzet dan pendapatan hanya sebesar 20% saat melakukan pengabdian waktu itu.

“Ternyata peningkatan relatif besar, yakni di atas 35% omzet dan keuntungan IRT Riza Jaya sejak awal Agustus hingga September 2024. Terima kasih tim yang sudah melakukan pelatihan dan pendampingan, ini terjadi karena adanya bantuan peralatan oleh tim PKM Unitomo, peningkatan pengetahuan, pengelolaan manajemen serta implementasi teknologi informasi yang diajarkan ketika pelatihan, pendampingan dan praktek yang disampaikan oleh PKM Unitomo,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.