Senin, 15 Jun 2026 17:29 WIB

Kementerian Perindustrian Bangun Gedung BPIPI di Sukodono Sidoarjo

Peresmian gedung baru di Sukodono Sidoarjo oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Peresmian gedung baru di Sukodono Sidoarjo oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Perindustrian melakukan ground breaking pembangunan kawasan gedung perkantoran Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) di Sukodono, Sidoarjo, pada Rabu (11/9/2024).

Perwakilan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian, M. Rum mengatakan bahwa sektor industri non migas memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Dimana sektor tersebut menyumbang 16,70 persen nasional. Hal Itu merupakan sumbangan tertinggi dibandingkan sektor ekonomi non migas lainnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Tidak hanya di tingkat nasional, sektor tersebut juga menjadi perolehan terbesar bagi Kabupaten Sidoarjo. Dimana menurut BPS 2023, PDRB sektor non migas Sidoarjo mencapai 48,61 persen atau telah memberi nilai Rp 83,8 triliun. 

"Saat ini meningkat menjadi 440 persen dengan nilai triliunan pula," ucapnya Rabu (11/9/2024).

Ia meyakini, dengan adanya gedung dan prasarana yang baru dapat meningkatkan kinerja yang baik.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Saya yakin akan dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi terkait peran BPIPI salam pengembangan dan menumbuhkan pasar alas kaki ke depan," jelasnya.

Ia pun berharap dapat meningkatkan produk dalam negeri secara konsisten.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Industri, Reni Yanita menjelaskan bahwa BPIPI selama ini menggunakan tanah hak pakai dari Pemkab Sidoarjo. Oleh karenanya saat ini pihaknya mulai mencoba mandiri dengan membangun gedung. 

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Hari ini kami wujudkan pembangunan gedung, luasnya hampir 14,45 meter persegi, bangunannya tiga lantai," tegasnya. 

Ia menegaskan, gedung nantinya akan ramah untuk kaum difabel dengan pekerjaan yang diutamakan dari produk industri kecil, mulai dari paving bloknya, batu bata dan sebagainya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.