Senin, 22 Jun 2026 18:51 WIB

Ini Evaluasi Polres Ponorogo usai Latihan Bersama Drag Bike dan Road Race

Latihan bersama drag bike dan road race yang digelar digelar atas inisiasi pecinta otomotif, Satlantas Polres Ponorogo, dan IMI (Ikatan Motor Indonesia). (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Latihan bersama drag bike dan road race yang digelar digelar atas inisiasi pecinta otomotif, Satlantas Polres Ponorogo, dan IMI (Ikatan Motor Indonesia). (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Latihan Bersama (Latber) drag bike dan road race telah berlangsung dua kali, yakni pada Sabtu (24/8/2024) dan Sabtu (30/8/2024). Kegiatan ini digelar atas inisiasi pecinta otomotif, Satlantas Polres Ponorogo, dan IMI (Ikatan Motor Indonesia).

Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno, menyampaikan hasil evaluasi usai pelaksanaan dua kali Latber tersebut.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

“Setelah dua kali berturut-turut Latber, memang balap liar masih ada, namun jumlahnya berkurang drastis," ungkapnya pada Minggu (8/9/2024).

AKP Bayu menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan perwakilan drag bike dan road race terkait perkembangan dan evaluasi kegiatan ini. Para pecinta otomotif meminta agar Latber digelar sebulan sekali.

"Kami melihat, mengadakan Latber sebulan sekali cukup untuk menyalurkan hobi mereka. Jika ditiadakan, dikhawatirkan balap liar justru akan meningkat," tambahnya.

Lokasi Latber tetap di sepanjang Jalan Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo Kota, tepatnya di sisi timur atau depan Tambak Kembangi.

Selain masalah waktu, AKP Bayu juga mengevaluasi penonton yang memadati acara.

"Tidak hanya pembalap yang antusias, penonton juga sangat banyak," ujarnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Namun, ia menegaskan bahwa penonton dilarang berada di tengah jalan.

"Penonton sering kali berada di antara sisi utara dan selatan. Kami akan memastikan mereka hanya boleh di pinggir jalan demi keselamatan bersama," tegas AKP Bayu.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah pelaku balap liar berkurang signifikan. Sebelumnya, balap liar diikuti ratusan peserta, namun kini jumlahnya jauh menurun.

“Dalam penindakan terakhir, kami hanya menangkap 33 orang pada malam Sabtu, dan pada malam Minggu hanya 6 orang," tuturnya.

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

Ia berharap angka balap liar terus menurun hingga akhirnya bisa dihilangkan.

"Terakhir, enam pelaku yang tertangkap semuanya berasal dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah," pungkas AKP Bayu.

Seperti diketahui, Latber ini diadakan sebagai upaya untuk menekan angka balap liar di Ponorogo, dengan tujuan memberikan wadah bagi pecinta otomotif untuk menyalurkan hobinya secara aman dan legal.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.