Jumat, 19 Jun 2026 12:43 WIB

Berkas Pendaftaran Bapaslon Tunggal Pilkada Trenggalek Belum Penuhi Syarat

Komisioner KPU Trenggalek, Ali Sadad. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Komisioner KPU Trenggalek, Ali Sadad. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com -  KPU Trenggalek telah menyelesaikan proses verifikasi administrasi berkas bakal pasangan calo (Bapaslon) tunggal Mochamad Nur Arifin-Syah M Natanegara. Berdasarkan hasil verifikasi ini mereka menetapkan berkas pasangan tersebut belum memenuhi syarat.

KPU menemukan adanya perbedaan nama di KTP dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh pengadilan negeri. Perbaikan berkas dokumen ini harus diselesaikan maksimal 8 September mendatang.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Trenggalek Terpilih Periksa Kesehatan jelang Pelantikan

Komisioner KPU Trenggalek, Ali Sadad mengatakan pihaknya menemukan beberapa administrasi pendaftaran kurang lengkap dari bakal pasangan Mas Ipin dan Mas Syah. Seperti adanya perbedaan nama di KTP dan surat keterangan yang dikeluarkan pengadilan.

"Di surat keterangan yang dikeluarkan pengadilan terdapat nama dengan gelar. Sedangkan di KTP tidak ada gelar," ujarnya, Jumat (6/9/2024).

Sadad menjelaskan, untuk berkas milik Mas Ipin belum lengkap karena tidak melampirkan ijazah S1 dan S2 pada saat pengumpulan berkas pendaftaran di KPU Trenggalek.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 67.131 Suara

Sedangkan untuk Mas Syah, KPU Trenggalek menemukan adanya perbedaan nama di KTP dan ijazahnya. Maka dari itu, pihaknya meminta untuk dilakukan perbaikan.

"Proses perbaikan berkas vermin paling lambat tanggal 8 September 2024. Namun kami berharap pada tanggal 7 September 2024 sudah diserahkan kembali," ungkapnya.

Usai tahapan perbaikan vermin, tahapan Pilkada 2024 selanjutnya adalah penetapan pasangan menjadi Cabup dan Cawabup Trenggalek yang akan dilaksanakan pada 22 September 2024 mendatang.

Baca Juga: Hasil Sementara Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 56.216 Suara

Hingga batas waktu yang telah ditentukan, hanya ada satu pasangan yang mendaftar. Dipastikan pasangan petahana ini akan melawan kotak kosong.

"Sampai ditutupnya pendaftaran, kami hanya menerima satu pasangan yang mendaftar," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.