Sabtu, 20 Jun 2026 00:40 WIB

Hasil Rekapitulasi Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 67.131 Suara

Proses rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan KPU Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Proses rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan KPU Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek telah merampungkan rekapitulasi perolehan suara di tingkat kabupaten. Hasilnya, kotak kosong mendapat suara 19,2 persen.

Paslon tunggal Mochamad Nur Arifin - Syah M Natanegara menang mutlak dengan perolehan suara mencapai 80,8 persen. Namin sayang, angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada tahun ini hanya mencapai 62 persen.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Trenggalek Terpilih Periksa Kesehatan jelang Pelantikan

Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah mengatakan dari hasil rekapitulasi diketahui pasangan petahana tersebut total mendapat 282.576 suara. Sedangkan bumbung kosong mendapat 67.131 suara.

"Setelah ditandatangani oleh komisioner dan saksi akan kami jadikan SK (Surat Keputusan) terkait dengan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara untuk Pilkada Trenggalek," ujarnya, Kamis (5/12/2024).

Baca Juga: Rekapitulasi Pilkada Jember, Paslon 2 Unggul

Partispasi turun

Sementara itu, Komisioner KPU Trenggalek, Imam Nurhadi mengaku bahwa angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 di Trenggalek tidak dapat mencapai target 75 persen. Bahkan angka partisipasi jauh lebih rendah dibandingkan Pilkada 2020 lalu.

"Pada Pilkada 2020 angka partisipasi mencapai 67 persen. Sedangkan di Pilkada 2024 angka partisipasi turun menjadi 62 persen," paparnya.

Baca Juga: Rekap KPU Lamongan : Yes - Dirham 407.541 Suara, Ghofur - Firosya 327.345 Suara

Penyebab partisipasi rendah

Salah satu alasan menurunnya angka partisipasi menurut KPU Trenggalek disebabkan karena hanya terdapat satu paslon di Pilbup Trenggalek. Selain itu, faktor lain disebabkan karena jumlah TPS yang berkurang. Pada Pilkada 2020 jumlah TPS mencapai 1.550 titik, sedangkan Pilkada 2024 berkurang menjadi 1.115 TPS.

"Banyak C pemberitahuan atau undangan yang tidak terdistribusikan, karena pemilih meninggal dunia mencapai 2 persen," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.