Jumat, 19 Jun 2026 11:38 WIB

Paslon Bangkalan Lukman-Fauzan Hadiri Tradisi Cocoghen Jelang Maulid Nabi

Lukman-Fauzan saat hadiri tradisi di Bangkalan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Lukman-Fauzan saat hadiri tradisi di Bangkalan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang perayaan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau biasa dikenal sebagai Maulid Nabi, masyarakat Bangkalan menggelar doa bersama. Tradisi dengan sebutan Cocoghen digelar di Masjid Syaichona Kholil, Martajasah, Bangkalan, Rabu (4/9/2024) malam.

Dalam acara tersebut, dihadiri sejumlah tokoh, kiai serta pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Bangkalan, Lukman Hakim-Fauzan Jakfar, atau biasa disebut Pasangan Manfaat (Lukman-Fauzan untuk Rakyat) serta masyarakat sekitar.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Pasangan Manfaat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan salawat hingga pembacaan doa. Lukman-Fauzan juga berbaur dengan ribuan jamaah lainnya, mengikuti jalannya acara dengan antusias.

Cabup Lukman, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bulan Maulid harus dijadikan spirit sebagai teladan perjuangan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Agama Islam.

“Ini juga menjadi salah satu momen untuk kita bisa mempererat tali silaturahmi dengan sesama,” ujarnya, Kamis (5/9/2024).

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Ia dan pasangannya, Fauzan berkomitmen, untuk meneladani apa yang telah Rasullulah lakukan dalam menjalankan tugas sehari-hari jika ia terpilih nanti.

“Mohon doa agar kami berdua tetap bisa menjaga komitmen ini dengan baik,” imbuhnya.

Selain itu, ia berjanji jika terpilih sebagai Bupati Bangkalan, ia akan mendukung semua kegiatan keagamaan di Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

“Berbagai tradisi baik harus kita lestarikan bersama agar tradisi dari para leluhur tetap terjaga dengan baik dan bisa kita turunkan pada anak cucu kita,” pungkasnya.

Diketahui, dalam tradisi ini masyarakat berkumpul melakukan doa bersama mengelilingi tumpukan buah. Nantinya, usai berdoa, tumpeng buah akan diberikan untuk masyarakat dengan cara rebutan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.