Rabu, 17 Jun 2026 21:11 WIB

Pj Wali Kota Malang Siap Kawal Proposal Revitalisasi Pasar Besar

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 02 Sep 2024 15:20 WIB
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, ST, MM.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, ST, MM.

jatimnow.com - Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, ST, MM menegaskan, bahwa kondisi Pasar Besar Malang sudah harus direhabilitasi. Revitalisasi pasar akan dilakukan dengan mengajukan proposal pendanaan kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Iwan mengatakan, bahwa pembenahan Pasar Besar membutuhkan anggaran yang besar. Berdasarkan DED Feasibility Study (FS) yang sudah disusun, kebutuhannya sekitar Rp400 miliar hingga Rp500 miliar.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Dengan angka itu, kita perlu effort yang besar, siapkan dulu materinya baru kita komunikasikan. Untuk langkah konkret saat ini, kita mengusulkan ke pemerintah pusat maupun provinsi," ujar Iwan, Senin (2/9/2024).

Iwan akan memastikan materi yang disusun Pemkot Malang menggambarkan kebutuhan saat ini, sehingga dapat menjadi prioritas pemerintah pusat dan provinsi. Dia berharap, dirinya bisa mengawal proses tersebut.

"Semoga Januari atau sampai Desember 2025, sudah terplot di 2026. Artinya sudah diyakinkan bahwa alokasi untuk ini ada. Itu juga menjadi prioritas. Yang penting bagaimana kita bisa kawal ada alokasi anggaran untuk Pasar Besar. Ini semua masih usaha," katanya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Iwan juga terus berkoordinasi dan evaluasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang pekan lalu. Dia juga sudah meninjau langsung kondisi Pasar Besar Malang (PBM) yang luasnya sekitar 22 ribu meter persegi itu beberapa waktu lalu.

Iwan juga berdialog dengan para pedagang untuk menginventarisir kondisi pasar. Beberapa masukan pun diterimanya, seperti banjir, kebocoran, pengolahan limbah, hingga penerangan yang kerap menjadi kendala.

Iwan juga menangkap keinginan para pedagang untuk dapat dilakukan pembenahan pasar yang memiliki tingkat produktivitas tinggi ini.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Tapi memang saya pahami mengapa belum bisa terealisasi karena memang membutuhkan anggaran yang besar, membutuhkan clean and clear, data dukung bahwa ini adalah aset pemerintah daerah," katanya.

Iwan pun berharap dirinya juga bisa berkontribusi dalam proses pembenahan Pasar Besar sehingga aset pemerintah daerah ini bisa dioptimalkan terlebih untuk memberikan pelayanan dan fasilitas publik yang memadai dan layak.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.