Sabtu, 20 Jun 2026 12:49 WIB

Kang Wie Ditunjuk sebagai Ketua Sementara DPRD Ponorogo

Kang Wie saat pelantikan anggota DPRD Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kang Wie saat pelantikan anggota DPRD Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dwi Agus Prayitno, anggota DPRD Ponorogo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), resmi ditunjuk sebagai Ketua DPRD sementara. Penunjukan Kang Wie, panggilan akrabnya ini dilakukan setelah pelantikan 45 anggota DPRD Ponorogo periode 2024-2029 pada Minggu (1/9/2024).

Sekretaris DPRD Ponorogo, Joko Waskito, menjelaskan bahwa penunjukan Dwi Agus Prayitno sebagai Ketua DPRD sementara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

Baca Juga: F-PKB DPRD Ponorogo Gelar Dialog Serap Aspirasi Warga

Menurutnya, Ketua DPRD sementara dipilih dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama di DPRD.

"Berdasarkan petunjuk, ketua sementaranya adalah Pak Dwi (Dwi Agus Prayitno)," kata Joko Waskito, Minggu (1/9/2024).

Baca Juga: Ketua DPRD Ponorogo Bakal Kawal 7 Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintah Pusat

Penunjukan ini juga mengacu pada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri 100.2.1.3/3434/SJ yang mengatur tata cara pelaksanaan pelantikan DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota untuk masa jabatan 2024-2029.

Dwi Agus Prayitno, sebagai Ketua DPRD sementara, menyatakan bahwa tugas terdekatnya adalah mempersiapkan alat kelengkapan fraksi serta pembentukan rencana peraturan daerah mengenai tata tertib DPRD. 

Baca Juga: 7 Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintah Pusat saat Audiensi dengan DPRD Ponorogo

“Jika nanti pimpinan definitif sudah ada rekomendasi dari partai, akan diproses lalu dilantik," ujar Dwi Agus.

Sebelumnya, 45 anggota DPRD Ponorogo periode 2024-2029 telah dilantik, dengan 11 di antaranya merupakan wajah baru. Pelantikan ini dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Ponorogo, Dr. Rimdan, yang memandu pengambilan sumpah jabatan para wakil rakyat terpilih.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.