Sabtu, 06 Jun 2026 08:00 WIB

7 Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintah Pusat saat Audiensi dengan DPRD Ponorogo

Mahasiswa Ponorogo pilih audiensi di DPRD, sampaikan 7 tuntutan untuk Pemerintah Pusat. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Mahasiswa Ponorogo pilih audiensi di DPRD, sampaikan 7 tuntutan untuk Pemerintah Pusat. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendatangi Gedung DPRD Ponorogo pada Kamis (4/9/2025). Berbeda dari aksi sebelumnya, mereka tidak menggelar unjuk rasa di jalanan, melainkan memilih menyampaikan aspirasi melalui forum audiensi.

Pantauan di lokasi, mahasiswa tampak mengenakan jas almamater masing-masing. PMII dengan jas biru dan IMM dengan jas merah duduk bersama di ruang paripurna DPRD Ponorogo. Kehadiran mereka disambut langsung oleh pimpinan DPRD, yakni Ketua DPRD Dwi Agus Prayitno bersama para wakil ketua: Evi Dwitasari, Pamuji, dan Anik Suharto.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Tak hanya itu, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir. Di antaranya Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, serta perwakilan Kodim 0802 Ponorogo.

Ketua PMII Cabang Ponorogo, Azizah Intan Qurotunnisa, menegaskan bahwa pihaknya memilih jalur audiensi agar aspirasi mahasiswa tersampaikan tanpa menimbulkan keresahan.

“Kami datang dengan tujuan dialog, bukan demonstrasi. Mahasiswa adalah agent of control, kami berkewajiban menyuarakan suara rakyat tanpa anarkis dan provokatif,” ujarnya.

Azizah menyampaikan, setidaknya ada tujuh tuntutan yang mereka bawa. Salah satunya mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset serta mengawal pembatalan kenaikan gaji dan tunjangan DPR yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi rakyat.

Senada, Ketua IMM Ponorogo, Robby Rizky, menambahkan bahwa pihaknya juga menyoroti persoalan di tubuh Polri.

“Sudah banyak laporan masyarakat soal tindakan represif aparat. Kami menuntut evaluasi besar-besaran agar penegakan hukum berjalan transparan dan berkeadilan,” kata Robby.

Selain itu, IMM juga menolak aturan terkait pengambilalihan rekening pasif oleh pemerintah melalui PPATK. Menurutnya, kebijakan tersebut merugikan banyak pihak, termasuk pengusaha lokal.

“Beberapa warga Ponorogo mengaku tabungan mereka dibekukan, padahal hanya digunakan untuk menyimpan uang. Hal ini jelas merugikan,” tambahnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyatakan pihaknya membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi mahasiswa.

"Audiensi ini kami terima dengan baik. Forkopimda juga hadir agar komunikasi bisa jelas dan terbuka,” kata Dwi Agus.

Berikut poin tuntutan yang disampaikan PMII dan IMM Ponorogo dalam audiensi di DPRD:


1. Menghentikan tindakan represif aparat dalam pengawalan aksi massa serta mengevaluasi aparat yang melakukan pelanggaran HAM.

2. Mengawal pembatalan kenaikan gaji dan tunjangan DPR serta mendesak audit independen atas seluruh anggaran dan fasilitas DPR.

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

3. Menarik kembali atau merevisi RKUHAP dengan melibatkan publik, akademisi, dan lembaga independen.

4. Menolak kebijakan pengambilalihan rekening pasif oleh pemerintah melalui PPATK.

5. Mendesak pemerintah segera mengesahkan UU Perampasan Aset.

6. Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap Polri atas tindakan represif kepada masyarakat.

7. Mendorong terwujudnya pemerintahan yang demokratis, tanpa arogansi dan intimidasi, serta menjamin supremasi hukum yang transparan dan adil.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.