Jumat, 19 Jun 2026 11:56 WIB

Mantan Bupati Jember Faida Gagal Daftar ke KPU, Ngaku Dapat 2 Rekom Parpol

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 30 Agu 2024 16:20 WIB
Mantan Bupati Jember dr. Faida mendatangi KPU Jember malam hari (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Mantan Bupati Jember dr. Faida mendatangi KPU Jember malam hari (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mantan bupati Jember dr. Faida mendatangi KPU di menit terakhir pendaftaran akan ditutup. Kepada sejumlah wartawan, dirinya mengaku mendapat 2 rekomendasi partai politik yang memiliki kursi di parlemen.

Namun karena keterbatasan waktu, sehingga Faida tidak berhasil menyerahkan formulir model B1 KWK asli sebagai syarat syah pendaftaran dari parpol secara fisik ke KPU Jember.

Baca Juga: Pimpin Jember, Gus Fawait Akan Gandeng Bupati Terdahulu

Kendati demikian, mantan bupati periode 2016 - 2021 enggan mengatakan, 2 parpol yang merekom dirinya.

"Karena tidak sampai mendaftar, lebih baik tidak saya sampaikan. Iya, partai parlemen," katanya, ditemui sejumlah wartawan di KPU Jember, Kamis (29/8/2024) malam.

Adapun 8 partai yang memiliki kursi parlemen, yakni Partai Gerindra, PDIP, PKB, PKS, Nasdem, Golkar, PPP dan PAN. Namun hanya PAN yang tidak bisa mengusung sendiri, karena suara tidak sampai 6,5 persen.

Baca Juga: DPRD Jember Bersurat ke Mendagri, Angkat Gus Fawait dan Berhentikan Hendy

"Sayangnya, putusan MK terlalu mepet, sedangkan di Jember ada 8 partai Parlemen dan 7 partai bisa mengusung sendiri. Sayang juga saya tidak bisa memanfaatkan waktu yang pendek, putusan MK tersebut," akunya.

Dengan tidak bisanya mendaftar maju pilkada Jember, Faida mengaku Allah SWT punya rencana lain terhadap dirinya.

Baca Juga: KPU Jember Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup 2025-2030, Fawait: Awal Perjuangan

"Mungkin Allah punya rencana lain, untuk menghindarkan saya dari hal-hal yang tidak menguntungkan, kurang menyenangkan atau merugikan," ucapnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.