Senin, 15 Jun 2026 20:37 WIB

Menteri Koperasi dan UKM Serahkan Akta Koperasi Primer di Tulungagung

  • Penulis :
  • | Sabtu, 22 Sep 2018 18:35 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah AA Gede Ngurah Puspayoga menyerahkan akta pendirian Koperasi Primer di Kabupaten Tulungagung (22/09/2018).
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah AA Gede Ngurah Puspayoga menyerahkan akta pendirian Koperasi Primer di Kabupaten Tulungagung (22/09/2018).

jatimnow.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, menyerahkan ratusan akta pendirian Koperasi Primer di Kabupaten Tulungagung (22/09/2018).

Koperasi primer tersebut didirikan di setiap desa wilayah Mataraman yang meliputi Tulungagung, Kediri dan Blitar. Dalam acara tersebut, menteri Gede Ngurah Puspayoga juga menyalurkan bantuan kredit usaha ringan bagi sejumlah pegiat Usaha Kecil Menengah (UKM).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dalam Sambutannya, AA Gede Ngurah Puspayoga mengapresiasi pendirian ratusan koperasi primer ini. Menurutnya, koperasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Selain itu, koperasi juga harus bisa mendukung ekonomi rakyat sekitar. "Anggota koperasi harus sejahtera, jangan sampai koperasi justru membuat anggotanya merugi," kata AA Gede.

Pengelolaan manajemen koperasi yang tepat menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah koperasi. Saat ini, pemerintah lebih fokus untuk memperbaiki kualitas koperasi di seluruh Indonesia.

Memasuki era milenieal saat ini, koperasi memiliki tantangan sendiri agar bisa diterima oleh generasi muda. "Sejumlah koperasi sudah ada yang berhasil masuk ke bursa efek, ini pentingnya perbaikan kualitas," imbuhnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sementara itu, Ketua Umum Koperasi Sekunder Bhusido Perwira, Titik Prasetyowati Verdy menilai pendiria koperasi primer di setiap desa mutlak diperlukan. Selama ini banyak potensi ekonomi Desa yang kurang diakomodir oleh koperasi.

"Total koperasi primer yang didirikan di wilayah mataraman ini sebanyak 820 koperasi dan ini berada di setiap desa," tuturnya.

Melalui pendirian koperasi primer ini diharapkan masyarakat bisa terbantu ekonomi dan kesejahteraannya. Mereka bisa menggunakan koperasi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, maupun pinjaman modal usaha. "Yang jelas pengelolannya harus profesional," pungkas Titik.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.