Jumat, 19 Jun 2026 12:05 WIB

Calon Independen Gagal Maju Pilkada Trenggalek, Petahana Lawan Kotak Kosong

Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek memastikan pasangan bakal calon bupati/wakil bupati jalur perseorangan tak lolos. Petahana bakal melawan kotak kosong di Pilkada Trenggalek.

Berdasarkan hasil berifikasi bukti dukungan pasangan indepan yang disetorkan belum memenuhi persyaratan. Sehingga, satu-satunya pasangan bakal calon bupati/wakil bupati jalur perseorangan Cahyo Handiardi dan Suripto dipastikan gagal maju bursa pilkada.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 67.131 Suara

Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah mengatakan sesuai persyaratan pasangan dari jalur perseorangan harus dapat mengumpulkan 44.075 dukungan. Namun setelah dilakukan verifikasi adminitrasi dan faktual, pasangan tersebut hanya mampu mendapatkan 40.071 dukungan.

"Lebih tepatnya tidak memenuhi syarat dukungan. Yakni dari 44.075 batas minimal syarat dukungan pencalonan, pasangan perseorangan ini hanya bisa memenuhi 40.071 syarat dukungan," ujarnya, Senin (26/08/2024).

Baca Juga: Hasil Sementara Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 56.216 Suara

Mayoritas bukti dukungan yang disetorkan dinyatakan tidak memenuhi syarat. Berdasarkan hasil verifikasi terdapat dua faktor yang menyebabkan dukungan tersebut tidak memenuhi syarat. Yakni ketidaksesuaian keterangan pendukung saat petugas melakukan klarifikasi dan tidak bisa ditemuinya pendukung yang dicantumkan dalam bukti dukung.

"Jika pendukung tersebut tidak bisa dikumpulkan atau tidak dapat dihubungi melalui video call maupun rekaman video, dukungan tersebut otomatis menjadi tidak memenuhi syarat," tuturnya.

Baca Juga: KPU Trenggalek Target Partisipasi Masyarakat 75 Persen, Yakin?

Dengan gagalnya pasangan jalur perseorangan ini, dipastikan Pilkada Trenggalek hanya diikuti oleh satu pasangan saja. Hal ini dikarenakan rekomendasi partai diborong oleh pasangan petahana Mochamad Nur Arifin dan Syah M Natanegara. Pasangan ini akan melawan bumbung kosong di Pilkada tahun ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.