Rabu, 17 Jun 2026 02:56 WIB

Putusan MK Buka Peluang Parpol Usung Calon Sendiri, Hendy: Banyak Lebih Bagus

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 22 Agu 2024 12:40 WIB
Hendy Siswanto saat koordinasi dengan PDI Perjuangan Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Hendy Siswanto saat koordinasi dengan PDI Perjuangan Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan peluang kepada partai politik untuk mengusung calon sendiri maju di Pilkada Jember.

Sedangkan syarat untuk itu, diperkirakan setiap Parpol minimal harus memperoleh suara sekitar 80 ribuan di Pemilu 2024 kemarin.

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

Di Kabupaten Jember, 7 partai politik dapat mengusung bakal calon bupati sendiri dengan jumlah perolehan suara yang cukup.

Adapun 8 partai politik yang bisa mengusung sendiri itu, yakni Partai Gerindra, PKB, Golkar, Nasdem, PKS, PPP, PAN dan PDI Perjuangan. Sedangkan lainnya harus berkoalisi.

Saat ini 7 partai memberikan rekomendasi ke salah satu calon bupati Jember Muhammad Fawait. Namun adanya putusan MK ini semua parpol bisa mengusung calon sendiri.

Baca Juga: MBG dan Ujian Negara, dari Dapur Rakyat hingga Mahkamah Konstitusi

Menanggapi hal itu, Bacabup Hendy Siswanto menyambut baik putusan MK.

"Saya berharap, dari NasDem nyalonkan sendiri, Golkar nyalonkan sendiri, PKB serta lainnya nyalonkan sendiri. Itu lebih banyak dan lebih bagus lagi menjadi opsi," katanya, Kamis (22/8/2024).

"Rakyat mengumpulkan uang, untuk mencari pemimpin-pemimpin yang baru di Jember. Memberikan kesempatan kepada teman-teman kita. Anak-anak kita, dan warga Jember yang top-top," tegasnya.

Baca Juga: MK Larang Polisi Pidanakan Wartawan, PFI: Kemenangan Besar Demokrasi

Hendy mengaku, di Kabupaten Jember banyak orang hebat, untuk itu berikan mereka kesempatan untuk maju di Pilkada Jember. Saat ini, Hendy diusung oleh PDI Perjuangan.

"Kami sangat bangga dan bahagia sekali, bahwa negeri ini sangat istimewa. Terlebih lagi, dari PDIP sangat mendukung arti demokrasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.