Sabtu, 20 Jun 2026 07:18 WIB

Candi Boyolangu Tulungagung Bakal Dipugar, BPK Wilayah XI Jatim Lakukan Ini

Tim BPK Wilayah XI Jawa Timur saat melakkan studi teknis pemugaran di Candi Boyolangu, Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim BPK Wilayah XI Jawa Timur saat melakkan studi teknis pemugaran di Candi Boyolangu, Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Timur melakukan studi teknis pemugaran Candi Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

Ketua Tim studi teknis pemugaran, Ratna Ferdianti mengatakan kegiatan pemugaran Candi Boyolali atau yang biasa disebut Candi Gayatri ini memang direncanakan untuk dipugar. Namun sebelumnya akan dilakukan studi teknis berupa pengumpulan data terkait struktur dan kondisi candi terbaru.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Nantinya mereka akan melakukan kajian terhadap data tersebut untuk menentukan metode pemugaran yang tepat.

"Ada dua metode yang bisa dilakukan yakni kontekstual ataupun konsepsual," ujarnya, Senin (19/08/2024).

Dalam studi ini, tim BPK juga mengumpulkan data dari segi historisnya. Candi Boyolangu disebut dalam kitab klasik Negarakertagama. Dalam kitab tersebut candi ini diketahui dibangun pada zaman Kerajaan Majapahit era pemerintahan raja Hayam Wuruk.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Jadi ada beberapa ahli yang terlibat dalam studi teknis ini, ada arkeolog juga yang mengumpulkan data." tuturnya.

Sebelumnya pada tahun 2021 lalu, tim BPK juga melakukan studi kelayakan pemugaran di candi ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Hasilnya, mereka merekomendasikan dilakukan pemugaran. Meskipun begitu Ratna mengaku tidak tahu pasti kapan pemugaran dilakukan. Hal ini dikarenakan mereka juga melakukan pemugaran di tempat lain.

"Sepertinya pemugaran akan dilakukan pada tahun 2027 mendatang, karena tahun depan kita juga melakukan pemugaran di candi lain," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.