Senin, 15 Jun 2026 20:12 WIB

Keseruan Lomba Agustusan di SLB B Dharma Wanita Sidoarjo

Para siswa tunarungu SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo saat mengikuti berbagai lomba perayaan HUT RI ke-79. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Para siswa tunarungu SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo saat mengikuti berbagai lomba perayaan HUT RI ke-79. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kemeriahan HUT Republik Indonesia ke-79 dirayakan seluruh masyarakat dengan berbagai macam lomba. Hal ini dilakukan pula oleh para siswa SLB B Tunarungu Dharma Wanita Sidoarjo.

Mereka antusias dalam mengikuti berbagai macam perlombaan, salah satunya adalah lomba cover lagu isyarat SIBI.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Waka Humas SLB B Dharma Wanita Sidoarjo, Eka Boma Rezi Anggara, S.Pd menjelaskan, SIBI merupakan singkatan dari Sistem Isyarat Bahasa Indonesia yang digunakan untuk berkomunikasi antara guru dengan murid tuna rungu saat di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

"Selain untuk berkomunikasi, SIBI juga digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang dimulai dari jenjang kelas dasar persiapan sampai dengan jenjang SMALB," ucapnya, Kamis (15/8/2024).

Para siswa tunarungu SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo saat mengikuti lomba cover lagu isyarat SIBI.Para siswa tunarungu SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo saat mengikuti lomba cover lagu isyarat SIBI.

Ia melanjutkan latar belakang diadakannya lomba SIBI karena disabilitas tunarungu-wicara identik dengan bahasa isyarat sehingga dijadikan dasar untuk mengadakan lomba cover lagu isyarat SIBI.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Lomba SIBI yang kami adakan adalah dengan mengisyaratkan lagu wajib yang berjudul 'Berkibarlah Benderaku' sebagai bentuk rasa cinta Tanah Air dalam serangkaian acara memperingati HUT RI ke-79 tahun di sekolah yang diikuti oleh 68 siswa-siswi jenjang SMPLB-SMALB di sekolah kami," jelas Boma.

Selain lomba cover lagu isyarat SIBI, SLB B Dharma Wanita Sidoarjo juga menggelar lomba lainnya. Diantaranya, menghitung tutup botol, memindahkan air dengan tali, lomba memasukkan air ke dalam botol, serta komunikata.

Diterangkan, lomba menghitung tutup botol bertujuan agar siswa-siswi semakin mengingat dan memahami konsep penjumlahan untuk jenjang kelas dasar. Lomba memindahkan bola dengan tali agar melatih kerja sama dan kesabaran.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Lomba memasukkan air ke dalam botol dengan mata tertutup corong bertujuan agar peserta didik tidak gegabah ketika mengerjakan suatu hal.

"Serta lomba komunikata untuk melatih daya ingat siswa-siswi untuk kelas SMALB," ungkapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.