Senin, 22 Jun 2026 09:55 WIB

Petani Bagikan 1,5 Kuintal Tomat, DPRD Jember Minta Dinas Pertanian Cari Solusi

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 13 Agu 2024 14:43 WIB
Jumantoro memberikan tomat gratis ke anggota DPRD (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Jumantoro memberikan tomat gratis ke anggota DPRD (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga tomat mengalami anjlok, salah satu petani di Jember membagikan 1,5 kuintal tomat di depan Kantor DPRD Jember, sebagai bentuk kekecewaan.

Jumantoro asal Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember, membagikan tomat gratis itu yang dimuat dengan pikap di depan Kantor DPRD Jember, Senin (12/8/2024).

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

Petani tersebut kesal, lantaran harga tomat selama beberapa minggu ini berkisar Rp200 hingga Rp500 perkilogram, hingga membuat modalnya tidak kembali.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, anjloknya harga tomat tersebut terjadi karena panen berlimpah, sehingga permintaan dan penawaran tidak seimbang.

“Ketika banyaknya produk tomat di pasar karena panen berlimpah, maka harganya otomatis anjlok,” jelasnya.

Masalah ini kerap dihadapi oleh setiap musim. Untuk itu, menurut Tabroni, pemerintah harus membuat skenario untuk mengatasi hal tersebut.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

“Ini komoditas holtikultura, kalau beras atau jagung masih bisa pakai resi gudang,” ujar dia.

Berbeda dengan komoditas holtikulura yang cepat membusuk, sehingga memerlukan penanganan berbeda.

Untuk itu, dia meminta Dinas Pertanian atau Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember harus memikirkan solusi terkait masalah tersebut.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

“Karena ini hal ini bisa terjadi pada panen selanjutnya,” tegasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.