Sabtu, 20 Jun 2026 23:42 WIB

APBD Surabaya 2024 Naik jadi Rp11,5 Triliun, Fraksi Gerindra Beri Catatan

Jubir Fraksi Gerindra Ajeng Wira Wati saat membacakan catatan di sidang paripurna Perubahan APBD Surabaya 2024. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Jubir Fraksi Gerindra Ajeng Wira Wati saat membacakan catatan di sidang paripurna Perubahan APBD Surabaya 2024. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembahasan APBD Perubahan 2024 telah memasuki babak final. DPRD Kota Surabaya saat ini sudah selesai menggelar rapat paripurna terkait pandangan akhir fraksi-fraksi.

Dalam paripurna itu, mayoritas fraksi mengaku setuju dengan Raperda APBD Perubahan 2024. Mereka secara bergantian maju ke podium dan menyampaikan pandangan akhir fraksinya. Hanya Gerindra, PSI, dan PKS saja yang secara mendetail memberikan catatan.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Catatan fraksi-fraksi tersebut, secara umum berkutat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuknya adalah terkait pendampingan UMKM.

"APBD harus dibelanjakan pada produk-produk UMKM secara maksimal. Baik berupa barang ataupun jasa," kata juru bicara Fraksi Gerindra Ajeng Wira Wati dalam paripurna, Senin (12/8/2024) kemarin.

Hal ini, menjadi catatan penting lantaran berkaitan langsung dengan penurunan angka kemiskinan yang ada di Kota Pahlawan. Fraksi Gerindra juga meminta pemerintah kota rutin mengupdate data kemiskinan baik itu kategori pra miskin ataupun gamis yang ada di Surabaya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan apa yang disampaikan sejumlah fraksi terkait peningkatan dan pendampingan UMKM dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan semangat pemerintah kota.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Seperti kami ini dari atas sampai bawah (pakaian yang digunakan) merupakan produk UMKM. Jadi kalau UMKM itu pasti ya. Karena di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) kita itu semua yang disampaikan beliau-beliaunya seperti semangat kita. UMKM harus ditingkatkan," tuturnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengaku, semua fraksi menyepakati terkait pembahasan APBD Perubahan 2024.

"APBD kita di tahun 2024 ini ada peningkatan sampai Rp500 miliar, sehingga total yang kita sahkan Rp11,5 triliun," ucapnya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Dia meminta, pemkot segera memanfaatkan anggaran ini secepat-cepatnya. Tujuannya agar anggaran tersebut bisa terserap secara maksimal.

Pihaknya berharap, ketika anggaran tersebut bisa diserap maksimal bisa berdampak langsung pada masyarakat Kota Pahlawan.

"Penyerapan secara maksimal dan kemudian berdampak langsung untuk peningkatan kesejahteraan dan kemajuan Kota Surabaya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.