Minggu, 21 Jun 2026 00:22 WIB

Siswa SMKN 12 Surabaya Unjuk Karya Lukis di Balai Pemuda

Karya-karya siswa SMKN 12 yang dipamerkan di DKS Balai Pemuda Surabaya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Karya-karya siswa SMKN 12 yang dipamerkan di DKS Balai Pemuda Surabaya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbagai macam aliran lukisan karya murid kelas XII SMKN 12 Surabaya dipamerkan di Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Kompleks Balai Pemuda, Surabaya. Lukisan-lukisan yang dipamerkan tersebut juga laku terjual senilai jutaan rupiah.

"Latar belakang dari pameran Sorak-Sorai yang digelar pada tanggal 11 sampai 13 Agustus 2024 ini tercipta karena sebagai wadah bertemunya berbagai macam aliran lukisan siswa kelas XII SMKN 12 Surabaya. Bertajuk Kala Temu yang artinya kala bertemu," ucap wakil ketua pelaksana, Frea Nataneila Gangga, Senin malam (12/8/2024).

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Frea menambahkan, selain sebagai wadah bertemunya berbagai macam karya lukisan, juga adalah wujud dari karya eksplorasi para murid saat magang di seniman-seniman profesional.

"Ini juga adalah hasil dari para siswa-siswi SMKN 12 yang magang di seniman-seniman terkemuka, seperti Joni Ramlan, Antoe Budiono dan lain sebagainya," terangnya.

Total ada 64 karya seni lukis yang dipamerkan baik di media kanvas maupun kain dengan berbagai macam aliran. Diantaranya kontemporer, impres realis, surealis, dekoratif dan lain sebagainya.

Baca Juga: Menata Kebudayaan dengan Helm Proyek atau Tikar Musyawarah?

"Di sini ada juga karya meta comic dari kawan kita yang telah menjadi seniman webtoon," ujar Frea.

Salah satu peserta pameran, Amanda Amurtiningtyas mengaku senang dapat mengikuti pameran ini. Lukiasn Amanda laku dengan harga Rp1,5 juta.

"Senang sekali, pameran ini jadi wadah untuk belajar dan mengembangkan skill. Karya saya ini dikerjakan selama 7 hari menggunakan akrilik, cutterpen, cara buatnya seperti teknik cat air, bertahap dengan 8 lapisan cat pada kanvas. Kemudian menggunakan teknik kerik juga untuk menampilkan highlight pada kanvas," ujarnya.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Ia menegaskan adanya pameran sangat membantu perkembangannya dalam berkarya. Pameran sangat penting, selain sebagai branding, juga silaturahmi dan wadah mengasah bakat.

"Bonusnya kalau karya kita laku," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.