Sabtu, 20 Jun 2026 11:24 WIB

Tips Cegah Penuaan Dini di Puncak Kemarau Menurut Pakar Kecantikan Sidoarjo

Pakar kecantikan ReGlow Clinic Sidoarjo, dr. Arlia Shanti Astuti saat menangani pasien treatment anti penuaan dini. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Pakar kecantikan ReGlow Clinic Sidoarjo, dr. Arlia Shanti Astuti saat menangani pasien treatment anti penuaan dini. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Puncak kemarau bisa berpengaruh buruk terhadap kesehatan kulit wajah. Terlebih seiring bertambahnya usia, kulit manusia mengalami penuaan. Bahkan penuaan dapat terjadi lebih cepat atau yang biasa disebut dengan penuaan dini.

Pakar kecantikan ReGlow Clinic Sidoarjo, dr. Arlia Shanti Astuti menjelaskan, faktor-faktor yang mempengaruhi penuaan dini.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Faktor-faktornya dari lingkungan maupun gaya hidup. Dapat dikenali dari adanya kerutan, hilangnya kelembaban kulit, hingga pudarnya warna kulit. Itu semua dapat dicegah dengan pola tidur seimbang dan perawatan alami," ucapnya saat dikonfirmasi secara langsung di Grand Salt Village Ruko 4 -5 Sarirogo Sidoarjo, Minggu (11/8/2027)

Ia melanjutkan, perawatan alami sangatlah penting terlebih saat puncak kemarau di negara beriklim tropis, sehingga dibutuhkan treatment khusus.

"Di Indonesia dengan iklim tropis dengan cuaca puncak kemarau ini, perawatan harus dilakukan untuk mencegah penuaan dini dengan menggunakan treatment khusus. Antara lain dengan facial dan massage atau totok aura di wajah," ujarnya.

Sebelum melakukan perawatan, ia menyampaikan harus melakukan skin check terlebih dahulu.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Pertama skin check terlebih dahulu. Ini penting karena salah satunya untuk mengetahui usia kulit, apakah sudah ada tanda-tanda penuaan dini. Baru kemudian dilakukan perawatan sesuai dengan kebutuhan. Ini semua bertujuan untuk merileksasi wajah," tambahnya.

Untuk treatment, lanjutnya, dapat dilakukan mulai usia remaja tergantung dengan kondisi dan keluhan pasien. Terlebih saat ini banyak remaja mengalami keluhan jerawat karena mereka sudah mulai menggunakan make up.

"Remaja sukanya coba-coba kosmetik tanpa tahu cara membersihkan wajah yang baik dan benar, ini bisa menimbulkan jerawat. Padahal justru menggunakan cara alami dan produk yang tepat dan aman sesuai kondisi wajah sejak usia remaja, bisa mencegah proses penuaan dini ketika dia dewasa nanti," terang Arlia.

Baca Juga: Ancam Ginjal hingga Paru-Paru, Pakar Ungkap Cara Cegah Hantavirus

Dalam perawatan kulit, dr. Arlia menekankan, pentingnya memakai produk yang aman dan telah bersertifikat BPOM.

"Perawatan tidak boleh sembarangan. Namun harus dilakukan oleh ahlinya. Baik dokter atau klinik serta bahan yang dipakai untuk perawatannya harus sudah bersertifikat resmi, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.