Minggu, 07 Jun 2026 14:18 WIB

DPRD Jatim Resmi Sahkan Perubahan APBD 2024

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Agu 2024 14:39 WIB
Rapat Paripurna DPRD Jatim pengesahan P-APBD. (Foto: Humas DPRD Jatim)
Rapat Paripurna DPRD Jatim pengesahan P-APBD. (Foto: Humas DPRD Jatim)

jatimnow.com - Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur hari ini mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2024.

Rapat ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar, dengan didampingi oleh Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio serta Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono dan Pj Sekdaprov Jawa Timur, Bobby Soemiarsono serta jajaran kepala dinas di lingkungan Pemprov Jawa Timur.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Rapat paripurna ini memiliki agenda krusial Pendapat Akhir (PA) Fraksi terhadap Rancangan Perda tentang Perubahan APBD, Pengambilan Keputusan DPRD, Pendapat Akhir Gubernur, serta Penandatanganan Persetujuan Bersama atas Perubahan APBD tersebut.

Dalam sambutannya, Achmad Iskandar menyatakan apresiasinya terhadap anggota yang hadir. Ia menekankan pentingnya partisipasi mereka dalam keputusan strategis bagi Jawa Timur.

"Dengan kehadiran 80 anggota hari ini, kita telah mencapai quorum untuk melaksanakan tugas penting ini, yakni menyetujui perubahan APBD 2024 yang akan menjadi landasan pembangunan daerah," ungkapnya, Jumat (9/8/2024).

Suasana rapat berjalan dengan lancar, meski ada dinamika absennya 38 anggota. Namun, hal ini tidak mengurangi keseriusan rapat dalam membahas setiap agenda yang ada.

Keempat agenda yang dibahas berhasil diselesaikan dengan baik, dan Perubahan APBD 2024 pun disahkan.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Penjabat Gubernur Adhy Karyono dalam pidatonya menyampaikan harapan besar terhadap implementasi anggaran yang telah disahkan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan program-program pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.

Dengan disahkannya Perubahan APBD 2024 ini, diharapkan berbagai program strategis yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat berjalan optimal, membawa kemajuan yang nyata bagi daerah dan kesejahteraan rakyat.

Dalam P-APBD disebutkan pendapatan daerah yang semula sebesar Rp31,418 Trilliun, berubah menjadi sebesar Rp32,115 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp697,523 miliar.

Baca Juga: BUMD Jatim: PAD Minim, Direksi Kaya, Ada Apa di Baliknya?

Untuk Belanja Daerah yang semula sebesar Rp33,265 triliun berubah menjadi sebesar Rp35,903 triliun atau bertambah sebesar Rp2,638 triliun.

Sementara itu, pada pembiayaan sisi penerimaan yang semula sebesar Rp1,856 triliun berubah menjadi sebesar Rp3,796 triliun atau bertambah sebesar Rp1,940 triliun lebih.

Sedangkan pada sisi pengeluaran tetap sebesar Rp9,176 miliar, sehingga pembiayaan netto yang semula sebesar Rp1,846 triliun berubah menjadi sebesar Rp3,787 triliun atau bertambah sebesar Rp1,940 triliun.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.