Selasa, 16 Jun 2026 17:59 WIB

Warga Tuban Antusias Naik Si Mas Ganteng, Penumpang Overload!

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Agu 2024 13:03 WIB
Armada Si Mas Ganteng yang sangat diminati warga Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban)
Armada Si Mas Ganteng yang sangat diminati warga Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Pemkab Tuban telah memberikan fasilitas angkutan pelajar dan masyarakan secara gratis. Layanan itu adalah Si Mas Ganteng (transportasi masyarakat Kabupaten Tuban yang elegan, aman, nyaman, dan terintegrasi).

Kabid Hubungan Darat DLHP Tuban, Imam Isdarmawan menerangkan dari 10 armada yang melayani 10 rute untuk angkutan Si Mas Ganteng, jumlah pelajar yang terangkut dengan sistem tapping kurang lebih 41 ribu.

Baca Juga: Ekspansi MRT Lin Timur Barat, Intiland Rancang Hunian Terintegrasi

"Angka itu terhitung sejak launching Februari 2024 hingga sekarang," ungkapnya, dalam siaran pers, Kamis (8/8/2024).

Sedangkan untuk armada sewa angkutan pelajar gratis, terdapat 41 unit dari 13 trayek yang dilalui. Sejak Januari hingga hari ini sudah mengangkut lebih dari 150 ribu pelajar.

Dia menjelaskan, trayek kedua angkutan gratis bagi pelajar itu beroperasi sehari 2 kali, yakni pukul 05.00 WIB saat berangkat sekolah dan pukul 13.00 WIB untuk pulang sekolah.

Baca Juga: Harmoni Rel dan Kehidupan, Ketika Lokomotif Jadi Tumpuan Masyarakat Urban

"Dari data kami, rute-rute yang mengalami jumlah penumpang yang signifikan, khususnya Si Mas Ganteng di wilayah Plumpang, Soko, Rengel, Senori, Singgahan, Jatirogo dan Kenduruan," beber Imam.

Menurutnya, rute tersebut overload penumpang. Sehingga, harapannya ke depan ada evaluasi untuk mencari solusi. Misalnya, ada tambahan armada.

Baca Juga: Jalan-jalan Kota Tuban Bersama Si Mas Ganteng Dipandu Cung dan Nduk

"Antusias masyarakat dari semua jalur yang dilewati angkutan gratis itu luar biasa, dan kami pastikan tidak mengganggu trayek angkutan umum lainnya," tegasnya.

Ia terangkan, keberadaan kedua angkutan gratis ini dirasakan manfaatnya, maka Pemkab tidak akan tutup mata dan akan melakukan terobosan-terobosan untuk masyarakat Kabupaten Tuban.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.