Rabu, 22 Jul 2026 21:14 WIB

Ekspansi MRT Lin Timur Barat, Intiland Rancang Hunian Terintegrasi

Penandatanganan Nota Kesepahaman PT Intiland Development Tbk dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/02/2026). (Foto: Intiland/jatimnow.com)
Penandatanganan Nota Kesepahaman PT Intiland Development Tbk dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/02/2026). (Foto: Intiland/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wajah transportasi massal dari Jakarta menuju wilayah penyangga di sisi Barat segera memasuki babak baru. PT Intiland Development Tbk (DILD) resmi memulai penjajakan kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk mengembangkan kawasan properti yang menyatu dengan jalur MRT Lin Timur Barat (East-West Line).

Melalui anak usahanya, PT Sinar Puspapersada, Intiland telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengkaji perencanaan kawasan terpadu di segmen Kembangan hingga Balaraja.

Baca Juga: Iwan Sunito Garap Proyek Rp25 Triliun, Bangun Ikon Baru Sydney

Kerja sama strategis ini diresmikan di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (04/02), dengan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni.

Langkah ini menyasar pengembangan konsep Transit-Oriented Development (TOD) di proyek perumahan Talaga Bestari, Cikupa.

Nantinya, kedua pihak akan mengkaji potensi titik stasiun MRT yang akan tersambung langsung dengan kawasan hunian tersebut.

Direktur Utama Intiland, Archied Noto Pradono, menyebutkan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya perusahaan dalam mengeksplorasi peluang di sepanjang jalur transportasi massal masa depan.

Baca Juga: MSIE Raup Pendapatan Rp6,79 Miliar, Bidik Ekspansi Properti Pendidikan di Bali

Pihaknya ingin memastikan kawasan yang dibangun memiliki konektivitas tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat.

"Kami berupaya berkontribusi aktif dalam menciptakan pengembangan kawasan yang menyatu dengan transportasi publik. Hal ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga memperkuat daya saing wilayah tersebut," ujar Archied dalam pernyataan resminya, Rabu (04/2/2026).

Bagi warga di Tangerang, kehadiran MRT Lin Timur Barat ini diprediksi akan mengubah peta properti di Cikupa.

Baca Juga: Vorgant Interior Hadirkan Layanan Desain Terpadu di Surabaya

Kawasan Talaga Bestari sendiri saat ini sudah memiliki modal infrastruktur yang kuat karena berada di titik temu akses tol Jakarta-Merak, pintu tol Balaraja Timur, serta dekat dengan jaringan tol Serpong-Bandara Soekarno-Hatta.

Ke depannya, tim kerja bersama (joint working group) akan segera menyusun rencana teknis mencakup interkoneksi bangunan dengan stasiun serta integrasi kawasan secara menyeluruh.

Rekam jejak Intiland dalam membangun koneksi fisik, seperti sky bridge di Stasiun MRT Lebak Bulus, menjadi modal kuat dalam merealisasikan ambisi transportasi terintegrasi di Banten ini.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.