Senin, 22 Jun 2026 11:37 WIB

Bakesbangpol Gandeng PWI Bagikan Ratusan Bendera untuk Masyarakat Tulungagung

Aksi bagi bendera merah putih yang dilakukan Bakesbangpol bersama PWI Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Aksi bagi bendera merah putih yang dilakukan Bakesbangpol bersama PWI Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulungagung menggelar aksi bagi-bagi bendera merah putih dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79 tahun ini.

Tahun ini pihak Bakesbangpol membagikan 10.000 bendera merah putih untuk masyarakat. Bakesbangpol menggandeng sejumlah pihak untuk turut serta dalam proses pembagian ini. PWI menjadi salah satu organisasi yang digandeng untuk pelaksanaan pembagian bendera ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Plt Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Agus Prijanto Utomo mengatakan, pembagian bendera kepada masyarakat ini dilakukan kepada masyarakat agar mereka bisa memeriahkan kemerdekaan dan memasang bendera merah putih selama sebulan penuh di rumahnya masing-masing.

"Tentu setelah mendapatkan bendera, mereka bisa memasangnya di rumah masing-masing selama sebulan penuh," ujarnya, Kamis (8/8/2024).

Pihaknya mengapresiasi PWI Tulungagung yang turut serta dalam kegiatan ini dan memiliki inisiatif untuk membagikannya kepada masyarakat sekitar.

"Kami berharap, pembagian bendera ini bisa meningkatkan semangat nasionalisme masyarakat di tengah keberagaman kebhinekaan yang ada," jelas Agus.

Sementara itu, Ketua PWI Tulungagung, Wiwieko Dharmainingrum mengatakan, sasaran dalam pembagian bendera ini adalah masyarakat yang tinggal di sekitar kantor PWI Tulungagung atau yang beraktifitas di sekitar kantor.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ada 100 bendera yang diserahkan kepada kami, kemudian sasarannya masyarakat umum, ada yang pengguna jalan, warga di sekitar kantor dan relawan lalu lintas serta masyarakat di barak bakti atau kampung pemulung," jelasnya.

Eko, sapaan akrab Wiwieko menjelaskan, pihaknya juga menyasar masyarakat di barak bakti, kemudian pedagang dan pengguna jalan di kawasan Pinka, lalu relawan lalu lintas hingga pekerja bangunan dan pengguna jalan lainnya.

Pihaknya juga membagikan bendera kepada masyarakat yang benderanya sudah lusuh atau warnanya sudah pudar.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Eko merinci, tahun ini adalah tahun ketiga kegiatan bagi bendera seperti ini, tahun lalu dengan jumlah yang sama pihaknya membagikan kepada masyarakat dan anggota PWI, begitu juga dengan tahun sebelumnya.

"Ini tahun ketiga, kita lakukan bagi bagi bendera, harapannya sama, semoga masyarakat bisa memeriahkan perayaan HUT RI tahun ini," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.