Jumat, 19 Jun 2026 07:06 WIB

Bupati Hendy Kirim Doa untuk Pendiri Jember Fashion Carnaval Dynand Fariz

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 05 Agu 2024 07:45 WIB
Mengenang pendiri atau penggagas JFC Dynand Fariz (tangkapan layar) 
Mengenang pendiri atau penggagas JFC Dynand Fariz (tangkapan layar) 

jatimnow.com - Bupati Jember Hendy Siswanto mengirimkan doa untuk pendiri atau penggagas Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand Fariz saat membuka puncak karnaval kelas dunia tersebut, Minggu (4/8/2024).

Bupati Hendy menyampaikan, keberadaan JFC memberikan multiplayer effect pada sektor perekonomian Jember. Pihaknya bersyukur, JFC masih terus bertahan dan tetap menjadi karnaval terbesar di dunia di tahun 2024 atau yang ke-22 kalinya.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Antara lain, dapat meningkatkam jumlah kunjungan wisata, sektor jasa transportasi, UMKM, meningkatkan industri kreatif, dan para pelaku usaha lainnya," ungkapnya.

Bahkan juga, Bupati menyatakan, yang tidak kalah menariknya dari semua itu, JFC tahun ini juga dimeriahkan beberapa artis ternama dari Tanah Air.

"Tentu pendirian JFC ini merupakan gagasan yang sangat cemerlang dan briliant, dari pendiri JFC yaitu almarhum Dynand Fariz," ucapnya.

"Mudah-mudahan beliau diberikan khusnul khotimah, diberikan tempat yang mulia disiai Allah SWT," ungkap Bupati.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Karena dari tangan almarhum Dynand Fariz ini, JFC dikenal lebih luas saat ini hingga mengantarkan nama harum Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur dan Indonesia di kancah Internasional. 

"JFC memberikan warna terhadap karnaval dunia," terangnya. Tentunya juga, Yayasan JFC memberikan kerja tim yang baik dan solid, kepada seluruh para talent, manajemen, dan lainnya.

 

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

 

 

 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.