Sabtu, 20 Jun 2026 03:48 WIB

Pasien RSUD dr Iskak Tulungagung Bisa Gunakan SiKarisma, Tak Perlu Antri Obat

Petugas layanan SiKarisma di RSUD dr Iskak Tulungagung. antrian obat di RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas layanan SiKarisma di RSUD dr Iskak Tulungagung. antrian obat di RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - RSUD dr Iskak Tulungagung membuat inovasi untuk meningkatkan pelayanan pasien. Mereka meluncurkan program Sistem Kirim Obat Sampai Rumah Tanpa Antri (SiKarisma), yang Aman, Cepat, dan Akurat.

Melalui layanan ini, pasien dengan ketentuan khusus dapat menunggu obat di rumah, tanpa perlu mengantri. Program ini juga merupakan upaya mengurangi antrian obat di rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Plt Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Zuhrotul Aini, menjelaskan bahwa rata-rata jumlah pasien rawat jalan di rumah sakit ini mencapai 1.500 orang per hari. Tingginya angka ini tentunya berpengaruh dalam waktu tunggu pelayanan obat.

"Saat ini, waktu tunggu persiapan obat jadi adalah 30 menit, sedangkan obat racikan 60 menit. Namun kenyataannya sering lebih lama," ujarnya, Kamis (1/8/2024).

Tidak semua pasien bisa menggunakan layanan ini. Terdapat beberapa kriteria yang dapat mengaksesnya, yakni pasien BPJS termasuk lansia, balita, dan pasien yang tidak bisa mandiri. Obat yang dikirim juga tidak boleh mengandung narkotika, psikotropika, atau obat terlarang lainnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Untuk tahap pertama ini, terdapat 4 kecamatan yang dilayani. Yakni Kecamatan Tulungagung, Ngantru, Kedungwaru, dan Boyolangu.

"Target kami akhir tahun 2024 adalah melayani 10 kecamatan, dan tahun depan 19 kecamatan," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Untuk memastikan pengiriman tepat waktu, RSUD dr Iskak menggunakan aplikasi guna memantau prosesnya. Setiap hari petugas akan mengantarkan obat saat pagi dan siang. Nantinya pasien akan mengonfirmasi melalui aplikasi tersebut saat telah menerima obat.

"Kami memastikan pengiriman dilakukan tepat waktu dan pasien merasa nyaman dengan pengantar yang profesional," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.