Jumat, 19 Jun 2026 19:15 WIB

Bahaya Karang Gigi yang Sering Disepelekan, Simak Penyebab dan Pencegahannya

Suasana talkshow ‘Rahasia Dibalik Senyum Cantik’ digelar di Luminor Hotel Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Suasana talkshow ‘Rahasia Dibalik Senyum Cantik’ digelar di Luminor Hotel Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kesehatan gigi menjadi hal yang sering disepelekan banyak orang. Padahal, kesehatan gigi sangat penting.

Seorang dokter gigi di Sidoarjo, Nike.T melakukan edukasi kesehatan dan perawatan gigi bagi warga Sidoarjo. Acara yang dikemas dengan tema ‘Rahasia Dibalik Senyum Cantik’ digelar di Luminor Hotel Sidoarjo, Minggu (28/7/2024).

Baca Juga: Dentaland Perkuat Layanan Kesehatan Gigi di Surabaya dengan Klinik Baru

Niken menyampaikan, karang gigi yang dibiarkan lama sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Seperti bau napas yang tidak sedap, peradangan gusi, gigi berlubang serta penyakit periodontal.

"Periodontitis adalah suatu infeksi gusi serius yang dapat merusak jaringan penyangga gigi, sehingga bisa menyebabkan kegoyangan gigi dan berakibat fatal smp gigi lepas," ucapnya yang juga sebagai dokter gigi di Sidoarjo Dental ini.

Ia melanjutkan, karang gigi adalah lapisan seperti kotoran yang mengeras di gigi. Karang gigi sulit dihilangkan meski telah dibersihkan atau disikat berulang kali.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Semakin tebal karang gigi akan mengganggu penampilan dan menyebabkan bau napas tak sedap, maka harus segera dibersihkan," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa karang gigi disebabkan oleh adanya plak pada gigi yang tidak dihilangkan. Plak itu sendiri adalah lapisan licin dan tipis, yang terbentuk dari sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi. Plak gigi yang tidak ditangani dapat mengeras dan membentuk karang gigi yang sulit dihilangkan menggunakan sikat gigi.

"Karang gigi bisa dibersihkan menggunakan alat khusus. Baik itu manual atau ultrasonik. Scaling gigi tidak sakit sama sekali jadi nggak usah khawatir," terangnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Niken membagikan tips untuk mencegah timbulnya karang gigi, diantaranya adalah menyikat gigi dengan rutin dan benar, flossing gigi, gunakan cairan obat kumur (mouthwash), gunakan dua sisi gigi untuk mengunyah makanan, minum air putih yang cukup, makan buah dan sayuran, batasi konsumsi gula, dan berhenti merokok.

"Jangan lupa periksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin. Idealnya setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi terdekat," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.