Selasa, 16 Jun 2026 01:35 WIB

Pemkab Trenggalek dan UINSA Surabaya Teken Kerja Sama Program Zero Carbon Emission

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin usai menandatangani MOU dengan UINSA. (dok. Prokopim Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin usai menandatangani MOU dengan UINSA. (dok. Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dan UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya sepakat melakukan kerja sama dalam program Zero Carbon Emission. Kerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA tersebut di antaranya terkait masa depan ekonomi dan juga lingkungan di Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, bahwa apa yang dikerjasamakan tersebut sudah melalui riset. Salah satunya adalah bagaimana cadangan karbon di tiga kawasan pesisir Trenggalek.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

“Kita menemukan fakta bahwa cadangan karbon kita begitu luar biasa, ada juga yang belum dirilis yang di bawah perairan kita, ini sebenarnya harta karun yang paling nyata di Kabupaten Trenggalek," ungkapnya saat sharing knowledge di Amphitheater Gedung Terpadu UINSA, Rabu (24/7/2024).

Menurut Mas Ipin, potensi tersebut jika dikelola komersil tidak akan merusak keadaan lingkungan sosial. Tidak ada yang perlu digusur atau dirugikan. Untuk itu pihak pemkab akan memaksimalkan potensi tersebut.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

“Yang ketika ini diambil atau dinilai ekonomiskan itu tidak akan merusak keadaan sosial, nggak perlu ada yang tergusur, nggak ada hutan yang gundul, nggak ada petani hutan yang harus kehilangan pekerjaan, jadi ini pilihan yang paling masuk akal yang harus diambil Kabupaten Trenggalek," tuturnya.

Mas Ipin juga menyambut baik langkah dari Fakultas Sains dan Teknologi UINSA yang mau bekerja sama dengan Kabupaten Trenggalek dalam riset tersebut. Bahkan Program Studi Ilmu Kelautan UINSA juga sudah memiliki laboratorium lapangan kawasan Pantai Mutiara.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

"Ini kerja sama jangka panjang dan tadi saya perintahkan untuk mengangkat staf ahli dari kampus ini, untuk terus nanti bisa mendampingi Kabupaten Trenggalek," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.