Senin, 22 Jun 2026 00:13 WIB

Kasus Kekerasan Anak di Trenggalek Meningkat, Tahun Ini Berjumlah 14

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek, Rio Irnanda. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek, Rio Irnanda. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus kekerasan anak di Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan setiap tahun. Adapun kasus didominasi oleh kekerasan seksual hingga fisik dengan pelaku merupakan orang terdekat korban.

Tak hanya itu jumlah Anak Berhadapan Hukum (ABH) atau anak di bawah umur yang menjadi korban ataupun pelaku kriminalitas juga mengalami peningkatan.

Baca Juga: Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kediri Latih 120 Kader Pendamping Keluarga

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek, Rio Irnanda mengatakan, berdasarkan data dari Kejaksaan, hingga pertengahan tahun 2024 jumlah ABH mencapai 14 anak. Di antaranya 11 anak menjadi korban dan 3 anak menjadi pelaku. Sedangkan di tahun 2023 lalu, jumlah ABH mencapai 12 anak.

"Apabila dilihat dari tahun sebelumnya, pada tahun 2024 jumlah anak berhadapan hukum meningkat," ujarnya, Selasa (23/07/2024).

Berbeda dengan tahun ini, 12 ABH di tahun 2023 lalu, semuanya berstatus sebagai korban.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

Apabila dilihat dari jenis kasusnya, banyak anak yang menjadi korban kekerasan seksual dan fisik. Pelaku kasus ini didominasi oleh orang terdekat korban.

"Pelaku kebanyakan malah dari orang terdekat korban," jelasnya.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

Menurut Rio, data ABH pada tahun 2024 berpotensi bertambah. Mengingat jumlah ABH hingga pertengahan tahun 2024 hampir lebih tinggi dengan akumulasi ABH pada tahun 2023. Salah satu upaya untuk menekan kasus ABH menjadi korban dan pelaku, dengan memberikan sosialisasi kepada anak. Sehingga anak tahu posisinya dalam hukum.

"Kami berharap anak bisa berhati-hati dalam bergaul. Agar tidak menjadi korban," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.