Selasa, 16 Jun 2026 07:49 WIB

Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kediri Latih 120 Kader Pendamping Keluarga

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 09 Jun 2026 20:40 WIB
Kegiatan Training of Trainers (TOT) Kader Sahabat Keluarga di Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Kegiatan Training of Trainers (TOT) Kader Sahabat Keluarga di Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Guna meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi keluarga, khususnya terkait penerapan pola asuh yang positif dan bebas dari kekerasan, Pemerintah Kota Kediri melalui DP3AP2KB menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (TOT) Kader Sahabat Keluarga, Selasa (9/6/2026). Bertempat di Ruang Rapat BKPSDM, kegiatan ini diikuti sekitar 120 perwakilan kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr Fajri Mubasysyir mengatakan Kader BKB dan BKR merupakan garda terdepan dalam pendampingan keluarga. Mereka berinteraksi langsung dengan keluarga, sehingga perlu memiliki pemahaman yang baik tentang pola asuh yang benar.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

“Secara teori, banyak orang tua yang sebenarnya tahu cara mengasuh anak. Namun di lapangan, karena situasi stres atau kondisi anak, orang tua sering kali refleks menerapkan pola asuh yang otoriter,” ujarnya.

Di sinilah peran kader di masing-masing kelurahan harus berperan untuk melatih dan mengingatkan orang tua tentang pola asuh yang benar, komunikatif dan positif, sehingga tumbuh kembang anak bisa berjalan dengan baik.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai Penguatan Keluarga Berbasis Relasi dan Pola Asuh Sadar yang disampaikan oleh Arbita Wafdatul Ilmia, Psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) DP3AP2KB Kota Kediri. Setelah menerima materi dari narasumber, dr Fajri berharap para kader dapat berperan sebagai agent of change atau agen perubahan di kelurahan masing-masing.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Tidak hanya itu, kader BKB dan BKR juga diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah yang memiliki peran untuk mendeteksi dini adanya indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitarnya.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada peserta yang hadir saja, namun bisa ditularkan ke kader lain yang belum bisa hadir. Mereka adalah garda terdepan dalam pendampingan keluarga, harapannya keluarga yang didampingi nantinya bisa memberikan pola asuh yang benar dan positif untuk tumbuh kembang anaknya," jelasnya.

dr Fajri melanjutkan, upaya pencegahan kekerasan anak selama ini juga telah dilakukan oleh DP3AP2KB Kota Kediri. Dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi di tingkat kelurahan, edukasi kepada siswa melalui program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta konselor sebaya. DP3AP2KB juga menjalin kerja sama dengan tenaga kesehatan agar dapat membantu mendeteksi dan melaporkan indikasi kekerasan yang ditemukan saat pelayanan kesehatan.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Masyarakat yang mengetahui atau menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar diimbau untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti dan dicegah sejak dini.

“Apabila kader menemukan dugaan kasus kekerasan anak, mereka dapat berkoordinasi dengan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di tingkat kelurahan. Selanjutnya laporan akan diteruskan kepada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.