Sabtu, 20 Jun 2026 22:11 WIB

Buaya Sering Muncul di Sungai Kedungpeluk Sidoarjo Sekitar Jembatan Ambruk

Penampakan buaya di sekitar sungai lokasi ambruknya jembatan penghubung Kedungpeluk, Candi, Sidoarjo. (Foto: Madenan for jatimnow.com)
Penampakan buaya di sekitar sungai lokasi ambruknya jembatan penghubung Kedungpeluk, Candi, Sidoarjo. (Foto: Madenan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Buaya sering muncul di sekitar sungai Desa Kedungpeluk Candi Sidoarjo. Reptil ganas itu biasa terlihat di sekitar jembatan yang ambruk.

Kepala Desa Kedungpeluk, Muhammad Madenan menyampaikan bahwa warganya kerap melihat buaya tersebut muncul ke permukaan dan sering terlihat ketika mencari makan.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Sering keluar memang buayanya itu, kalau siang sekitar pukul 12.00 WIB, kalau malam pukul 19.00 WIB sampai jam 00.00 WIB," ucapnya, Selasa (23/7/2024).

Ia melanjutkan, pihaknya hingga saat ini tidak melaporkan munculnya buaya tersebut ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Sebab ia menganggap kemunculan buaya merupakan peristiwa yang sudah biasa.

"Belum lapor ke Pemkab Sidoarjo karena buayanya ini enggak mesti munculnya, kadang di sini, sungai Kedungpeluk, kadang di muara di sebelah timur, sering ketemu warga," jelasnya.

Lebih lanjut, Madenan mengungkapkan, belum ada laporan yang masuk perihal buaya yang meresahkan masyarakat sekitar. Padahal, menurutnya, jumlah hewan pemangsa yang ada di sungai tersebut lumayan banyak.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Buayanya banyak kalau di muara besar, kalau di Desa Kedungpeluk sendiri gak tahu. Kalau memangsa orang gak pernah, buayanya banyaknya di sungai arah ke Candi banyak di situ, ada kalau lima itu," ujarnya.

Meski demikian, Madenan tetap mengingatkan para RT untuk mengimbau warganya masing-masing, perihal bahayanya buaya tersebut. Sebab, beberapa waktu lalu sungai itu digunakan untuk berenang.

"Sudah dilarang sama Pak RT-nya, gak boleh main di sungai besar itu, sekarang sudah gak ada anak-anak yang renang di sungai Desa Kedung Peluk," tegasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sebelumnya, jembatan penghubung di Kedungpeluk itu ambruk pekan lalu. Namun hingga saat ini Pemkab Sidoarjo, masih belum membangun jembatan sementara di lokasi tersebut.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.