Jumat, 19 Jun 2026 03:27 WIB

Upaya Tukar Tanah Aset Pemkot Surabaya dengan Swasta Dikebut

Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah saat menunjukkan peta tanah aset pemkot yang akan ditukar dengan swasta (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah saat menunjukkan peta tanah aset pemkot yang akan ditukar dengan swasta (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi B DPRD Surabaya bersama Pemkot tengah mengebut legal hukum upaya tukar tanah aset milik pemkot dengan tanah milik swasta.

Menghadirkan Kepala BPKAD Surabaya Wiwiek Widayati dan pemilik tanah dari swasta, pembahasan upaya tukar guling itu dikebut, mengingat masa jabatan DPRD Surabaya tinggal satu bulan.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah mengatakan, pihaknya masih memastikan tanah-tanah yang akan ditukarkan tersebut tidak memiliki perkara hukum di kemudian hari. Artinya, jelas secara kepemilikan dan pengelolaan.

"Kita pastikan itu adalah lahan yang tidak ada masalah di kemudian hari, artinya lahan yang resmi," kata Luyhfiyah, di ruangannya usai rapat, Senin (22/7/2024).

Tukar guling tanah aset tersebut berlokasi di Lidah Kulon, Kecamatan Wiyung, Surabaya. Menurut Luthfiyah, kerja sama ini prinsipnya harus saling menguntungkan. Utamanya dari sisi harga di pasaran.

Saat ini, tanah yang akan ditukar dengan swasta tersebut merupakan aset yang terbengkalai, alias lahan tidur. Hal itu telah ia pastikan sebelumnya bersama dengan Komisi B beberapa waktu lalu..

Rencananya, ada dua titik lokasi tanah yang berdekatan akan ditukar dengan dua industri di bidang property. Mereka adalah PT Surya Mutiara Indah (SMI) dan PT Mutiara Cemerlang Abadi (MCA).

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Saat kita cek kemarin ada batas tanah yang tidak ada patoknya. Maka besok kita akan tinjau ke lapangan lagi. Kita juga akan minta pasang patok resmi," tandas politisi Gerindra Surabaya itu.

Ia ingin, pembahasan ini segera selesai mengingat periode jabatan Komisi B ini akan segera selesai. Untuk itu, ia meminta kepada pemkot dan swasta segera gerak cepat.

"Ya memang harus gerak cepat. Kita siap kerja keras, pemkot juga harus sat-set," ucap Luthfiyah.

Sementara Kepala BPKAD Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, dua tanah milik Pemkot yang akan ditukar memiliki luas yang berbeda. Namun, masih dalam radius jarak yang berdekatan.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Luasnya beda-beda, ada yang di Lidah Kulon itu 28.362,91 meter persegi, ditukarkan dengan MCA. Ada juga 12.052,80 meter persegi ditukarkan dengan PT Surya Mutiara Indah (SMI)," jelas Wiwiek.

Kata Wiwiek, tujuan dari tukar aset tanah ini agar aset tanah milik Pemkot bisa berkelompok dalam satu titik. Karena, dalam waktu ke depan, tanah hasil penukaran tersebut akan dibangun sekolah negeri.

"Sebenarnya tanah ini tujuannya mengkonsolidasikan atau menyatukan tanah-tanah kita yang terpecah ini, karena kalau tanahnya pecah pemanfaatannya tidak bisa kita maksimalkan. Sehingga tanah ini solid dan bisa dioptimalkan secara penuh," tandas Wiwiek.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.