Senin, 15 Jun 2026 07:40 WIB

Terminal Teluk Lamong Perkuat Layanan Operasional dengan Tambahan 2 UNIT RTGC

Suasana di Terminal Teluk Lamong (TTL) (dok humas PT Terminal Teluk Lamong)
Suasana di Terminal Teluk Lamong (TTL) (dok humas PT Terminal Teluk Lamong)

jatimnow.com - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus meningkatkan layanan operasional dengan penambahan 2 unit alat bongkar muat jenis Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di area lapangan penumpukan Blok WSTA.

Anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas tersebut bekerja sama dengan perusahaan logistik PT Multi Terminal Indonesia (MTI) untuk penyediaan dan pengoperasian RTGC. Tujuannya, meningkatkan pelayanan di Terminal Teluk Lamong.

Baca Juga: Terminal Batang Resmi Beroperasi, Uji Coba Perdana Berhasil Dilaksanakan

Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait menjelaskan, bahwa penambahan peralatan ini merupakan bagian dari inisiatif strategis TTL untuk menambah kapasitas lapangan penumpukan (unlocking capacity) serta mendukung kinerja bongkar muat peti kemas.

Menurutnya, 2 unit RTGC milik PT MTI direlokasi dari Tanjung Priok ke Terminal Teluk Lamong dengan menggunakan kapal tongkang Fiona 2501 berukuran 270 feet dan Tug Boat Trans 58, menempuh waktu selama 10 hari dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta hingga sandar di dermaga domestik Terminal Teluk Lamong pada 23 Juni 2024.

Proses pembongkaran 2 unit RTGC dari kapal tongkang ke sisi Dermaga Teluk Lamong hingga RTGC dimobilisasi dari dermaga Teluk Lamong ke lapangan penumpukan/container yard (CY) dengan menggunakan alat multiaxle memerlukan waktu 15 hari.

"2 RTGC ini nantinya akan berdampak pada penurunan waktu tunggu sandar atau port stay di TTL, sehingga layanan bogkar muat menjadi lebih cepat dan dan efisien,” ujar David, senin (22/7/2024).

Alat RTGC ini, kata David, dibangun dengan teknologi modern dangan efisiensi energi yang baik. Alat ini memiliki gantry rail span 7+1 rows dan lifting height 6+1, sehingga memungkinkan TTL melakukan bongkar muat hingga 7 row dan ketinggian 5 tier/tingkat dengan kapasitas handling 1.470 TEUs dalam satu kali gelaran.

Baca Juga: Kinerja Cemerlang IPC Terminal Petikemas di Tengah Triwulan 2025

"Pengunaan RTGC ini mampu mengoptimalkan kapasitas lapangan penumpukan peti kemas pada WSTA dengan keseragaman pola penumpukan, selain itu mampu meningkatkan aspek keselamatan akibat aktivitas shifting peti kemas," sambungnya.

Penambahan peralatan modern dan penerapan teknologi canggih ini lanjut David, selaras dengan upaya pengembangan bisnis yang gencar dilakukan oleh TTL. Terbukti pada semester 1 tahun 2024, TTL berhasil mencatatkan kinerja yang gemilang melalui trafik yang naik signifikan baik untuk kapl arus petikemas dan arus barang curah kering.

”Hal ini memacu semangat kami dalam memberikan pelayanan yang excellent bagi pengguna jasa,” tandasnya.

Baca Juga: Triwulan I/2025, Pelindo Petikemas Catat Kenaikan Arus Kontainer 6,57 Persen

David menambahkan, untuk menunjang aktivitas bongkar muat di lapangan penumpukan saat ini Terminal Teluk Lamong memiliki 10 unit Automated Stacking Crane (ASC), 5 unit Reach Stacker (RS), 5 unit Straddle Carrier (SC) dan 2 unit RTGC.

Dengan adanya sinergi antara PT Terminal Teluk Lamong dan PT Multi Terminal Indonesia, pihaknya berharap dapat memberikan benefit bagi kedua belah pihak khususnya didalam peningkatan kinerja, sekaligus menjadi wujud komitmen TTL dalam memberikan pelayanan excellent bagi pengguna jasa.

“Ini merupakan hasil kerjasama tim yang baik antara TTL dengan Pelindo Regional 3, Pelindo Terminal Petikemas, KSOP Utama Tanjung Perak dan PT MTI dalam berkolaborasi mulai dari persiapan hingga pengoperasian saat ini,” tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.