Jumat, 19 Jun 2026 11:45 WIB

DPRD Minta Peningkatan APBD Surabaya 2025 Fokus ke Gerakkan Ekonomi Kreatif

Sudut Surabaya mulai jadi lirikan turis berwisata (dok.jatimnow.com)
Sudut Surabaya mulai jadi lirikan turis berwisata (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebijakan umum anggaran (KUA) merupakan pondasi dari penyusunan APBD 2025 bukan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Menurut Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengatakan, ada peningkatan anggaran APBD dari Rp11,4 triliun di tahun 2023 menjadi 11,92 triliun di tahun 2025.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dengan peningkatan ini, otomatis akan menambah kenaikan belanja dan pendapatan. Peningkatan belanja ini sesuai tema pembangunan 2025 tentang SDM dan pertumbuhan ekonomi," ungkap Reni dalam siaran resminya, Rabu (17/7/2024).

Persoalan terkait kesejahteraan ini, lanjutnya, akan terus diperkuat baik di bidang pendidikan, kesehatan, penanganan kemiskinan, ekonomi inklusif untuk pelaku usaha mikro, serta investasi yang dapat mengurangi pengangguran.

"Untuk infrastruktur masih terus berjalan, melanjutkan pekerjaan yang belum selesai di tahun 2023 yang prioritas," ujarnya.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Selain itu, Reni juga mengatakan bahwa disektor pendapatan, ada penambahan dari pajak kendaraan bermotor (PKB) yang saat ini sharing nya lebih besar dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut merupakan implementasi dari Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat Daerah (HKPD).

"Dengan adanya hal tersebut bisa membawa angin segar untuk Pemerintah Kota Surabaya. Pasalnya, pendapatan mengalami kenaikan sekitar Rp1,2 triliun," jelas Reni.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun, legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut berharap, Pemkot Surabaya tidak hanya mengandalkan kenaikan pendapatan di sektor PKB, melainkan juga mengoptimalkan sektor-sektor pendapatan daerah lainnya.

"Misalnya terkait potensi parkir yang masih besar dan BUMD juga perlu memberikan tambahan pendapatan," tutup pimpinan DPRD Surabaya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.