Jumat, 19 Jun 2026 16:32 WIB

Berebut Bangku hingga Tangis Ortu Warnai MPLS Hari Pertama di Lamongan

Peserta didik beserta wali murid saat berebut bangku dalam MPLS hari pertama di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Peserta didik beserta wali murid saat berebut bangku dalam MPLS hari pertama di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagi siswa baru, hari pertama masuk sekolah merupakan momen berkesan yang bakal terus diingat. Di SMP Negeri 1 Glagah, Lamongan beragam peristiwa menarik terjadi di Masa Pengenalan Lingkunagn Sekolah (MPLS) hari pertama ini.

Momen itu terlihat saat para wali murid menitihkan air mata ketika para siswa baru diminta untuk sungkem. Tak hanya itu, kejadian lain seperti berebut bangku juga tak luput dari pantauan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Tadi sempat insiden rebutan bangku, tapi itu mengungkapkan kegembiraan dan antusias peserta didik baru," kata Kepsek SMP 1 Glagah, Hartiwi, pada Senin (15/7/2024).

Hartiwi mengungkapkan jalanya MPLS berlangsung lancar. Bahkan tak sedikit wali murid menithkan air mata haru saat momen sungkem.

"Setiap tahun saat MPLS selalu kita isi salah satunya dengan prosesi sungkem atau pelepasan anak ke pada guru, menandakan bahwa si anak dipercayakan sepenuhnya kepada pengajar," urainya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain itu, Hartiwi mengungkapkan bahwa MPLS juga dikemas semenarik mungkin, puncak pembukaan MPLS dilakukan dengan menerbangan balon dan pelepasan merpati.

"Itu simbolis agar siswa baru bisa terbang menggapai cita-citanya, tentu bukan hanya harapan sekolah tapi juga para orang tua," tuturnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, siswa peserta MPLS Radithya Javas mengaku cukup senang karena banyak hal baru yang tidak pernah ia temui sebelumnya.

"Banyak di tunjukan ekstrakulikuler, terus teman baru, dan ruang kelas baru," ungkapnya sambil menahan malu.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.