Selasa, 16 Jun 2026 01:13 WIB

Bubur Suro, Sajian Khas Peringati Tahun Baru Islam di Sidoarjo

Bubur suro buatan Durotun Nafisah warga Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Bubur suro buatan Durotun Nafisah warga Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Saat peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H, Bubur Suro menjadi sajian utama yang harus disediakan di Sidoarjo.

Durotun Nafisah (28) warga Taman Sidoarjo mengungkapkan Bubur Suro adalah bagian dari tradisi peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Bubur Suro adalah tradisi orang Jawa untuk memperingati 1 Muharram. Bubur Suro ini disajikan di malam 1 Suro dalam penanggalan Jawa," ucapnya, Minggu (7/7/2024).

Lebih lanjut, Nafisah juga menyampaikan kehadiran Bubur Suro sebagai wujud rasa syukur atas berkah yang melimpah dalam menyambut datangnya tahun baru.

"Berbagi Bubur Suro kepada warga sekitar menandakan rasa syukur yang kita rasakan bersama-sama," imbuhnya.

Selain itu, menurutnya, Bubur Suro ini juga untuk memperingati hari dimana Nabi Nuh selamat setelah 40 hari mengarungi banjir besar yang melanda dunia saat itu.

"Jika dulu selalu dikait-kaitkan dengan hal-hal mistik, namun di dalam Islam dikaitkan mengenai kisah Nabi Nuh yang selamat dari banjir selama 40 hari, sehingga kita turut meneladani dan mensyukuri. Maka dari itu, dengan pesanan Bubur Suro sebenarnya adalah usaha saya dalam melestarikan budaya," imbuhnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Bubor Suro buatan Nafisah terdiri dari beberapa komponen.

"Biasanya Bubur Suro yang saya buat ada 7 sampai 9 komponen. Namun saya memilih yang 7 dengan komponen antara lain bubur, ayam suwir, kering tempe kentang, kacang-kacangan, ikan asin dan telur," paparnya.

Nafisah juga menuturkan dirinya membuatnya dari beras yang direndam dulu, kemudian ditambahkan rempah-rempah, lalu dimasak menjadi bubur.

"Setelah matang tinggal tambahkan dengan pelengkapnya," kata dia.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Saat jelang Muharram, ia pun banjir pesanan Bubur Suro hingga puluhan porsi dari setiap pemesan.

"Alhamdulillah ramai orderan Bubur Suro mencapai puluhan (porsi) per satu orang. Harganya, Rp7 ribu sampai Rp10 ribu per porsi tergantung kemasan yang diminta pelanggan," pungkasnya.

Nafisah berharap, budaya kearifan lokal seperi Bubur Suro ini terus dilestarikan oleh masyarakat sekitar karena dapat memupuk solidaritas rasa cinta tanah air dan bangsa.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.