Jumat, 12 Jun 2026 01:20 WIB

Minyak Goreng Subsidi Langka di Sidoarjo, Dijual di Atas HET

Pedagang minyak goreng subsidi Minyakita di Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Pedagang minyak goreng subsidi Minyakita di Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Minyak goreng subsidi Minyakita kini langka di pasar tradisional Sidoarjo. Sementara stok yang ada dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Pedagang menduga, ada permainan di tingkat distributor yang menyebabkan Minyakita dijual di atas harga eceran tertinggi dan menghilang di pasaran.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Salah satu pedagang di Pasar Porong, Johan (26) menyampaikan, bahwa ia tidak dapat mengambil stok Minyakita untuk dijual karena jumlahnya dibatasi dan harus disertai membeli merek lain.

"Bisa mendapatkan Minyakita dari distributor, misal pesan 1 dos harus juga membeli minyak merek lain dua dos," ucapnya, Jumat (5/7/2024).

Ia kini menjual Minyakita kemasan 1 liter seharga Rp15.500, sementara HET hanya Rp14 ribu.

"Kalau saya jual berdasarkan HET jelas rugi, karena harga dari distributor setiap liter Rp14.750 , itu belum termasuk ongkos kirim. Sementara itu, minyak goreng curah stoknya aman, berlimpah," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan pedagang Semyanto (25) yang mengakui bahwa stok Minyakita mulai langka. Kelangkaan tersebut terjadi sejak bulan lalu, sementara minyak goreng curah mudah didapatkan.

"Mulai langka sudah bulan lalu, dari distributor kami memesan banyak, tapi hanya mendapatkan empat boks. Setiap boks berisi 12 kemasan, setiap kemasan isinya hanya 1 liter," kata dia.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Ia melanjutkan, pengiriman Minyakita ke pedagang tidak setiap hari. Distributor biasanya mengirim Minyakita yang per boksnya berisi 12 kemasan dengan harga Rp177 ribu, belum termasuk biaya ongkos kirim.

"Harga Minyakita kami jual Rp 15.500 per kemasan, memang kami mengakui menyalahi aturan. Kalau kami jual berdasarkan HET, kami rugi banyak," terangnya.

Dari penjelasan Semyanto, pembeli yang membutuhkan Minyakita cukup banyak. Namun kondisi ini tidak berbanding lurus dengan pedagang yang kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita. Pedagang pun tidak mengetahui alasan langkanya Minyakita.

"Dari distributor belum memberikan jawaban soal kelangkaan Minyakita ini," imbuhnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sementara itu, pedagang minyak di Pasar Larangan Sidoarjo, Sugik (45) menyatakan susahnya mendapatkan minyak goreng subsidi Minyakkita, ia terpaksa menjual minyak curah dengan harga lebih tinggi.

"Untuk menyiasati tidak adanya stok minyak goreng subsidi Minyakita ini, terpaksa kita jual minyak goreng curah dengan harga Rp16 ribu per kilogram di kemasan plastik biasa," pungkasnya.

Ia berharap stok barang dan harga normal kembali karena dirasa sangat meresahkan, baik kalangan pedagang dan konsumen.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.