Senin, 15 Jun 2026 06:38 WIB

Perajin Kampung Topi Gedangan Sidoarjo Kebanjiran Pesanan

Proses produksi di kampung topi Desa Punggul Gedangan Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Proses produksi di kampung topi Desa Punggul Gedangan Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Para perajin topi di Desa Punggul Gedangan Sidoarjo kebanjiran pesanan seragam hingga meningkat 3 kali lipat, jelan tahun ajaran baru. Peningkatan pesanan di Kampung Topi ini juga dipengaruhi oleh penjualan dengan memanfaatkan media sosial atau secara online.

"Meningkat karena dari ada terobosan baru terkait dengan pemasaran melalui online, jadi pemasaran di sini ada tambahan. Hampir 2 sampai 3 kali lipat produksi untuk PPDB," ucap Kepala Desa Punggul, Fathur Rochman, Kamis (4/7/2024).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kata dia, sebagian besar perajin sebelumnya telah mempersiapkan stok sehingga tinggal mengirim ketika ada pesanan. Pesanan pun kini sampai ke luar Pulau Jawa.

"Sudah nyetok dan hari H tinggal kirim-kirim. Kalau sekolah luar pulau banyak, seperti Bali, Kalimantan, banyak di luar Sidoarjo," terangnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Diungkapkan juga, sudah sejak awal tahun 2024 hingga jelang dimulainya tahun ajaran baru saat ini, puluhan perajin di Desa Punggul Sidoarjo telah kebanjiran pesanan seragam dan juga perlengkapan sekolah lain seperti topi, dasi dan juga kaos kaki.

Sementara itu, salah satu perajin kampung topi, Abdul Fuad mengatakan ia telah mempersiapkan produk penjualan yang dibuatnya sejak bulan November tahun lalu.

"Kalau kita bulan 11 sudah mulai garap untuk langganan. Tapi ramai ramainya itu bulan 6, 7, 8 sampai 17 Agustus. Kebanyakan minta seragam lengkap kaos olah raga atribut sekolah. Setiap tahun ada peningkatan. Sekarang online jadi lebih ramai, dulu cuma pasok pasar," ucapnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Ia melanjutkan tidak hanya melayani untuk pulau Jawa saja, namun pesanan seragam dan segala perlengkapan hasil kampung topi ini, juga sampai hampir keseluruh pulau pulau besar lainnya seperti Kalimantan, Sulawesi, NTT, NTB hingga Papua.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.