Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Cegah Disinformasi lewat Klinik Hoaks
jatimnow.com - Momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 bisa menjadi lahan subur terjadinya disinformasi atau penyebaran berita bohong (hoaks). Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro mengajak warga untuk turut mencegah penyebaran hoaks dengan memanfaatkan Klinik Hoaks Pemerintah Kota Mojokerto.
Klinik Hoaks ini dapat dilihat melalui laman website klinikhoaks.mojokertokota.go.id. Melalui klinik hoaks ini masyarakat dapat mengecek kebenaran dari suatu informasi serta melakukan permohonan klarifikasi informasi.
Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih cerdas dalam menerima informasi, terutama di tahun politik saat ini. Manfaatkanlah klinik hoaks yang kami sediakan untuk memverifikasi informasi yang diterima,” ujarnya.
“Jangan mudah percaya dan langsung menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya,” tambahnya.
Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto
Klinik hoaks Pemerintah Kota Mojokerto ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengidentifikasi dan memverifikasi kebenaran informasi yang beredar.
Dengan adanya klinik hoaks ini diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyaring informasi sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita – berita palsu yang dapat merusak kondusifitas, keamanan dan ketertiban selama musim Pilkada.
Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan
“Kami berharap masyarakat bisa lebih proaktif memanfaatkan fasilitas ini dan berperan aktif dalam menciptakan suasana Pilkada di Kota Mojokerto yang aman, damai, dan bermartabat,” terangnya.
Klinik hoaks Pemerintah Kota Mojokerto ini merupakan replikasi dari klinik hoaks milik Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.
Editor : Endang Pergiwati