Senin, 15 Jun 2026 13:21 WIB

Besok Satpol PP Tulungagung Tertibkan PKL di Ruas Jalan Ini

PKL yang mangkal di kawasan Jln Ahmad Yani Timur Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
PKL yang mangkal di kawasan Jln Ahmad Yani Timur Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com – Satpol PP Tulungagung akan melakukan penertiban ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Basuki Rahmad dan Jalan Jalan Ahmad Yani Timur, Kelurahan Kampungdalem. Keberadaan PKL di ruas jalan tersebut dinilai menyebabkan kemacetan terutama di jam pulang sekolah.

Sosialisasi sudah diberikan sejak beberapa hari lalu kepada para PKL. Mereka diminta untuk pindah sebelum penertiban berlangsung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Satpol PP Tulungagung, Sony Welli Ahmadi mengatakan, penertiban PKL dilakukan karena para pedagang berjualan di trotoar dan bahu jalan protokol.

Hal itu dapat mengganggu pengguna jalan dan lalu lintas. Ruas jalan tersebut cukup padat karena terdapat beberapa sekolah. Akibatnya, kemacetan selalu terjadi terutama saat jam pulang sekolah.

“Besok kami akan menertibkan PKL, setelah kami melakukan sosialisasi kepada para PKL yang berjualan di depan SMPN 1 Tulungagung hingga Golden," ujarnya, Selasa (02/07/2024).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Penertiban ini akan melibatkan sejumlah petugas kepolisian, TNI dan Dinas Perhubungan. Mereka akan membuat posko di lokasi tersebut sementara waktu, agar para PKL tidak kembali berjualan. Nantinya setelah penertiban petugas juga terus memantau lokasi ini.

“Kami juga akan membuat posko selama tiga hari,” imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Disinggung soal tempat relokasi, Sony mengaku bahwa Pemkab Tulungagung tidak menyediakan tempat relokasi khusus. Namun, dia menyarankan kapada PKL untuk berjualan di tempat-tempat yang telah disediakan.

“Tempat relokasi khusus kami tidak ada. Bisa berjualan di Pinka dan kalau malam hari bisa di Pasar Wage,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.