Selasa, 16 Jun 2026 08:31 WIB

Warga Gugat Hasil PPDB Zonasi di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung

Pertemuan SMAN 1 Kedungwaru dengan warga, SMAN 1 Kedungwaru. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pertemuan SMAN 1 Kedungwaru dengan warga, SMAN 1 Kedungwaru. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah warga Desa/Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung mendatangi SMAN 1 Kedungwaru. Mereka mempertanyakan terkait sistem PPDB Zonasi di sekolah ini.

Warga mengaku mendapatkan bukti terdapat siswa yang diterima bukan asli warga sekitar. Selain itu, mereka juga menemukan adanya perubahan titik azimuth dalam sistem tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Mereka akan menggugat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan meminta hasil PPDB dibatalkan serta diulang sesuai dengan juknis yang berlaku.

Kuasa hukum warga, Heri Widodo mengatakan pihaknya menerima aduan warga terkait adanya dugaan kecurangan dalam sistem PPDB di SMAN 1 Kedungwaru. Kecurangan tersebut berupa perubahan titik azimuth. Seharusnya setelah menerima PIN pihak sekolah melakukan verifikasi dan titik azimuth nya sudah ditetapkan.

Namun ternyata titik azimuth tersebut bisa berubah sehingga siswa yang awalnya tidak masuk menjadi keterima di sekolah ini.

"Bahkan awalnya kita menemukan ada jarak azimuth terdekat adalah 3 meter dari sekolah, tapi titik tersebut akhirnya berubah," ujarnya, Sabtu (29/06/2024).

Selain itu mereka juga mencurigai adanya perpindahan KK untuk mempermudah pendaftaran sistem zonasi. Tahun ini, jarak terjauh radius zonasi di sekolah tersebut mencapai 470 meter. Dalam jarak tersebut, terdapat 130 siswa yang diterima. Pihak sekolah sendiri menyarankan pihak desa untuk memverifikasi siswa yang diterima tersebut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Namun datanya kita tidak diberi sama sekolah, dan dari hasil verifikasi tidak dikenal nama anak tersebut," tuturnya.

Warga sendiri berencana menggugat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terkait temuan ini. Mereka meminta hasil PPDB sistem zonasi dibatalkan serta diulang kembali sesuai dengan juknis yang berlaku. Selain itu, mereka juga akan melaporkan temuan ini ke pihak berwajib.

"Jadi yang bisa membatalkan hasil PPDB adalah gugatan melalui PTUN, kita juga akan melapor dugaan tindak pidana ke Polisi," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Kedungwaru Sudarwinto mengaku tidak mengetahui persis perubahan titik azimuth yang terjadi. Menurutnya, hal tersebut diluar wewenang sekolah.

Pihaknya juga sudah melakukan verifikasi saat siswa mengambil PIN. Namun adanya perubahan titik azimuth tersebut yang hingga kini belum ditemukan penyebabnya.

"Pihak sekolah tidak bisa merubah titik azimuth, itu diluar wewenang kami," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.