Jumat, 19 Jun 2026 04:11 WIB

BPBD Tuban Gelar Pelatihan Jitupasna, Langkah Cepat Pascabencana

  • Penulis :
  • | Sabtu, 29 Jun 2024 08:58 WIB
Pelaksanaan pelatihan Jitupasna. (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)
Pelaksanaan pelatihan Jitupasna. (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)

jatimnow.com - Antisipasi bencana menjelang musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban berupaya memperkuat tim penanggulangan bencana untuk bergerak secara cepat dan strategis melalui pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna).

Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji menyampaikan, Pelatihan Jitupasna ini digelar untuk memberikan pemahaman, keterampilan kepada petugas Jitupasna di masing-masing wilayah untuk melakukan penghitungan cepat kebutuhan pascabencana.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Biasanya setelah terjadi bencana, kita harus tahu dampak kerugian seberapa jauh dan harus dihitung dengan cermat serta keahlian khusus," ungkapnya, pada pelatihan yang digelar di Kayu Manis Resto Tuban, Jumat (28/6/2024).

Sebab, timpal Sudarmaji, penghitungannya itu ada dampak yang langsung infrastruktur atau noninfrastruktur. Sehingga, harus bisa dihitung secara cermat oleh yang berkompeten.

"Yang kami undang dalam pelatihan ini perwakilan dari kecamatan, OPD terkait mitra BPBD," ungkap dia.

Dikatakan dia, penghitungan ini multisektor, sebab biasanya ada juga yang berdampak pada akses pendidikan, pertanian, tempat ibadah. Sehingga butuh keterampilan khusus.

"Ini merupakan kegiatan awal, setelah ini kita akan lihat mereka ini keahliannya seperti apa," serunya.

Harapannya, ke depan usai pelatihan para peserta memahami, mengetahui cara penghitungan kerugian pascabencana, sekaligus menunjukkan kebutuhan apa saja yang harus disiapkan oleh pemerintah guna mencukupi pascabencana itu.

Baca Juga: Mahasiswa Thailand Belajar SDGs dan Ekonomi Sirkular di Desa Suci Jember

"Kami berharap dengan kegiatan ini kita memperoleh petugas yang kompeten di lapangan yang bisa dikembangkan dengan keahlian khusus lainnya," harap dia.

Bukan hanya itu, peserta pelatihan ini rencananya juga akan diikutkan studi banding ke daerah yang Jitupasna-nya lebih baik dari Kabupaten Tuban.

Untuk diketahui, dampak bencana yang paling tinggi di Kabupaten Tuban berdasarkan data BPBD Tuban 2 tahun terakhir adalah banjir bandang.

"Dua tahun terakhir juga kita ketahui adanya gempa yang cukup signifikan, meskipun 2023 tidak ada dampak tapi 2024 ada dampak," imbuh Sudarmaji.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Dari data BPBD Tuban, pada 2024 ada sekitar 12 rumah di wilayah Kabupaten Tuban terdampak gempa. Sehingga, inilah yang menjadi antisipasi pihaknya ke depan.

Masih kata Sudarmaji, juga terkait bencana kegagalan teknologi. Seperti awal bulan ini adanya tumpahan BBM di Fuel Terminal Tuban milik PT Pertamina.

Ini juga menimbulkan dampak, lanjut Sudarmaji, baik dampak sosial maupun psikologis masyarakat sekitar itu sendiri.

"Pelatihan ini bukan awal dan bukan terakhir, tapi ini bisa berkelanjutan pada 2025 untuk memperdalam materi Jitupasna tersebut," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.