Minggu, 21 Jun 2026 23:30 WIB

Tak Masuk Akal, Begini Cara Pelaku Penipuan Bermodus 'Gentong Ajaib'

Korban penipuan 'gentong ajaib' saat menjelaskan modus pelaku
Korban penipuan 'gentong ajaib' saat menjelaskan modus pelaku

jatimnow.com - Warga Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo geger. Pasalnya, sesepuh setempat, Muhammad Sabil (56) ditipu mencapai puluhan juta.

Cara penipuannya pun tak masuk akal, karena bermodus penggandaan uang dengan menggunakan Gentong Ajaib.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Sabil mengaku, awalnya pelaku, Siswanto (40) ke rumahnya minta tolong. Entah kenapa, justru sebaliknya dia yang terkena jebakan.

Sabil menjelaskan, aksi pelaku seperti belut. Karena menyuruhnya untuk lebih dekat dengan Yang Maha Kuasa.

"Salat lima waktu, puasa 21 hari dan lain-lain. Saya percaya saja. Padahal orangnya gak pernah salat," terangnya.

Ia menjelaskan, ia awalnya menyerahkan uang mahar Rp 3 juta. Kemudian ditaruh di amplop putih di bawah bantal.

"Tapi beberapa menit kemudian hilang berganti kertas putih. Katanya diambil makhluk gaib untuk digandakan," kata Sabil sambil mempraktekkan kasus yang menimpanya, Rabu (14/3/2018).

Kejadian seperti ini berulang kali, sampai 17 bulan lamanya. Karena, ia mengenal pelaku sejak 17 bulan lalu.

"Awal 2018, baru lah ada gentong ajaib dan satu ulekan yang diletakkan di kamar. Katanya kalau uang ditaruh digentong bertambah banyak," bebernya.

Caranya, lanjut dia, uang dimasukkan ke dalam amplop, kemudian dimasukkan ke dalam kain mori. Baru kemudian dimasukkan ke gentong ajaib.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

“Nah yang memasukkan ke dalam gentong itu hanya pelaku, saya dan dua anak saya tidak boleh, kami pun tidak tahu jika uang yang kami masukkan diganti uang palsu sama pelaku” terang Sabil.

Ia mengaku, ketika ketemu pelaku manut. Seperti orang kena gendam. Karena tidak sadar menyetor uang berkali-kali.

"BPKB saya sampai digadaikan pelaku di Wonogiri. Saya kena ilmu hitam. Semua saya iyakan," katanya.

Puncaknya kemarin, Selasa (13/3/2018) siang. Salah satu anak korban, Agus tiba-tiba marah dengan pelaku yang semakin mencurigakan. 

"Katanya bisa memanggil arwah, ditantang sama anak saya. Bahkan sampai dibawakan linggis. Akhirnya  kabur, dikejar sama saya dan anak saya. Pelaku sempat tercebur kolam, setelah tertangkap, karena saya kasihan akhirnya saya lepas. Tapi dua anak saya lapor ke Polsek Siman,” imbuh Sabil.

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

Akibat kejadian pengejaran tersebut, Sabil dan dua anaknya tidak tidur semalaman berjaga jika sewaktu-waktu pelaku kembali dan menghajar keluarga Sabil. Apalagi ada yang melihat pelaku di sekitar rumah Sabil

Salah satu anak korban, Fiqi Nurfadillah (17) membenarkan apa yang diucapkan ayahnya. “Saya dan kakak ketakutan jika pelaku kembali kesini dan menghajar kami, makanya kami berinisiatif melaporkan kejadian ini ke Polsek Siman agar tersangka segera diamankan,” pungkasnya.

 

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.