Kamis, 18 Jun 2026 18:23 WIB

Warga Sidoarjo Jelajahi Jejak Manis Pabrik Gula di Jatim, jadi Edukasi Historis

Para peserta saat mengunjungi pabrik gula non aktif Watutulis dalam rangkaian agenda Jejak Manis Pabrik Gula di Jawa Timur.
Para peserta saat mengunjungi pabrik gula non aktif Watutulis dalam rangkaian agenda Jejak Manis Pabrik Gula di Jawa Timur.

jatimnow.com - Sidoalce menggelar agenda jelajah pabrik gula, mulai dari pabrik gula Tulangan, Watutulis Sidoarjo, dan berakhir di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) di Pasuruan.

Agenda bertajuk Jejak Manis Pabrik Gula di Jawa Timur ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Sebenarnya agenda ini sudah berjalan dari tahun kemarin, kita namakan Tilik Mburi (melihat kebelakang/melihat sejarah) ternyata banyak antusias dari masyarakat umum," ucap Founder Sidoalce, Radhitya Probo kepada jatimnow.com, Senin (24/6/2024).

Ia melanjutkan, tidak mudah untuk masuk ke pabrik gula, namun ia bersama pihaknya mengupayakan agar masyarakat dapat mengetahui gambaran pabrik gula sesungguhnya.

"Ini adalah bagian upaya kami untuk menyampaikan dan memperkenalkan gambaran dan pembelajaran mengenai pabrik gula kepada masyarakat, bahwa industrialisasi utama yang ada di Jawa Timur ini, dimulai dari pabrik gula, dan di Sidoarjo sendiri memiliki kurang lebih 15 pabrik gula yang tersebar hampir di setiap kecamatan," terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan agenda Jejak Manis Pabrik Gula di Jawa Timur, dikemas khusus menjadi satu rangkaian sejarah jelajah pabrik gula yang ada di Sidoarjo.

"Kita juga melakukan kerjasama di Pusat Penelitian Perkebunan Gula yang ada di Pasuruan. Rangkaian ini bisa kita koneksikan ada hubungan pabrik gula Sidoarjo dengan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Pasuruan," imbuhnya.

Agenda jelajah pabrik gula ini berbeda dengan yang diadakan di tahun lalu.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Perbedaannya, tahun lalu, kita bebaskan full, peserta siapa saja boleh, registrasi dan konfirmasi untuk hadir. Kalau sekarang, kita lebih ke manajemen yang terkonsep, terstruktur. Untuk peserta yang ikut dan hadir lebih tertata juga konsep penyajian yang menjadi tour guide dari mahasiswa Unair Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang memberikan nuansa yang berbeda," tegasnya.

Bagian Herotage, kolaborator sekaligus penyelenggara, Hafidhoh Maulidiyah turut menyampaikan bergabungnya ia dan rekannya sesama mahasiswa Unair karena keresahannya melihat kurangnya minat para pemuda mempelajari sejarah.

"Kami bergabung di agenda ini karena kita resah, anak muda minat sejarahnya yang tidak tinggi," terangnya.

Ia melanjutkan, karena hal tersebut kemudian menjadi inisiasiatifnya untuk berkontribusi membantu memberikan edukasi dengan menjelaskan perihal pabrik gula dan sejarah Sidoarjo kepada peserta.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sementara itu, salah satu peserta dari Sidoarjo, Sri Rahayu (Yayuk) mengaku senang mengikuti agenda dengan memberikan pengalaman berbeda ini.

"Senang sekali. Hari ini, saya ajak 2 anak saya untuk mengenal pabrik gula yang ada di Sidoarjo. Tadi ke Watutulis, kemudian di Tulangan, anak-anak bisa melihat langsung mesin-mesin yang ada di pabrik gula. Kita jadi tahu bagaimana dulu gula dibuat, didapat, sampai ke tangan konsumen," jelasnya.

Bagi Yayuk, program dalam agenda ini sangat bermanfaat karena memberikan edukasi penting mengenai sejarah Sidoarjo khususnya mengenai pabrik gula.

"Saya sangat berterima kasih kepada penyengelenggara sehingga saya dan anak saya bisa tahu sejarah Sidoarjo juga pabrik gula," ungkap Yayuk yang juga sebagai pegawai Dinas Kominfo Sidoarjo.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.