Senin, 22 Jun 2026 01:38 WIB

Polres Sumenep Tangkap Ibu Pembuang Bayi Terbungkus Plastik Merah

Polres Sumenep mengungkap pelaku pembuang bayi dalam plastik merah. (dok. Humas Polres Sumenep).
Polres Sumenep mengungkap pelaku pembuang bayi dalam plastik merah. (dok. Humas Polres Sumenep).

jatimnow.com - Polres Sumenep berhasil meringkus pembuang bayi yang terjadi di Dusun Pasar Kayu, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep pada Selasa (18/6/2024) lalu. Pelaku adalah ibu kandung bayi tersebut.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan pelaku berinisial J, warga Dusun Gedungan Barat, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Diduga, bayi yang dilahirkan J merupakan hasil hubungan gelapnya dengan driver ojek online di Surabaya.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Awal tahun 2023 pelaku ini berkenalan dengan driver ojek online saat bekerja di Surabaya," ujarnya, Senin (24/6/2024).

Ia mengatakan, pelaku sebelumnya bekerja di sebuah toko di Surabaya. Saat menjaga toko, ia berkenalan dengan driver ojol dan berpacaran.

Menurut pengakuan J pada polisi, di saat berpacaran dengan driver ojol itulah ia diajak untuk berhubunagn badan di sebuah rumah kos di Surabaya. Semula J menolak, namun driver ojol itu memaksa hingga akhirnya J menurut.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Tulungagung Kini Berstatus Anak Negara

"Lalu setelah itu mereka putus dan bulan November pelaku ini pulang ke rumahnya di Sumenep," tambahnya.

Kehamilannya itu baru diketahui pelaku pada bulan Maret lalu. Ia yang takut diketahui keluarganya, akhirnya menyembunyikan kehamilannya tersebut.

Baca Juga: Penemuan Bayi di Pinggir Sawah Gegerkan Warga Ngasem Kediri, Begini Kondisinya

"Hingga hamil besar pelaku menyembunyikan dari keluarganya dan melahirkan sendiri di rumahnya. Pelaku panik akhirnya membuang bayi tersebut," Pungkasnya.

Kini polisi mendalami kasus tersebut dan memburu driver ojol yang diduga merupakan ayah dari bayi malang itu.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.