Senin, 22 Jun 2026 05:07 WIB

Ponpes di Pagerwojo Sidoarjo Didemo, Diduga Lakukan Tindak Asusila ke Santriwati

Banner dan poster berisi aksi protes ke pengurus ponpes Mahdy yang dipasang tepat didepan Pondok pesantren oleh warga Desa Pagerwojo Buduran Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Banner dan poster berisi aksi protes ke pengurus ponpes Mahdy yang dipasang tepat didepan Pondok pesantren oleh warga Desa Pagerwojo Buduran Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Diduga lakukan tindak asusila ke santriwati, sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) Mahdiy di wilayah Pagerwojo Buduran Sidoarjo didemo warga.

Dalam aksinya, warga memasang banner dan poster berisi protes ke pengurus ponpes yang dipasang tepat di depan pondok.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sejumlah banner dan poster berukuran sedang dipasang berjajar tepat di depan ponpes. Aksi demo ini merupakan bentuk kekesalan warga yang mendapat laporan adanya dugaan tindak asusila yang dilakukan pengasuh pondok terhadap santriwatinya.

"Warga melakukan (aksi) ini sebagai bentuk kekesalan terhadap kepengurusan pengasuh pondok pesantren yang diduga melakukan tindak asusila dan kini sudah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo," ucap Ketua RT Desa Pagerwojo Buduran Sidoarjo, Budi Setiawan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Ia menambahkan warga melakukan aksi tersebut dan menginginkan pondok pesantren ini ditutup jika nanti dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian, terbukti pengasuh pondok melakukan tindakan asusila pelecehan terhadap santriwatinya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Mahdiy, KH. Buya Hidayatullah Fuad Basyaiban dihubungi terpisah mengaku tidak mengetahui terkait adanya tuduhan tindak asusila dan akan mencari siapa dalang aksi demo warga.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Ia tegas membantah adanya dugaan tersebut.

"Iya, di depan ada spanduk dan poster saya tidak tahu. Tentunya nanti akan kita pelajari apa yang terjadi sehingga warga sampai melakukan aksinya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.