Selasa, 16 Jun 2026 12:17 WIB

Pelajar di Sumenep Dikeroyok 10 Orang saat Hendak Potong Rambut

Salah satu pelaku pengeroyokan. (Foto: dok. Humas Polres Sumenep for jatimnow.com).
Salah satu pelaku pengeroyokan. (Foto: dok. Humas Polres Sumenep for jatimnow.com).

jatimnow.com - Pelanggan Salon Grasia di Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten menjadi korban pengeroyokan. Akibatnya, ia mengalami luka di bagian kepala.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, kejadian bermula saat korban, yakni MF (16) warga Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten hendak potong rambut di salon tersebut.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Tiba-tiba korban didatangi oleh gerombolan pria, diduga sebanyak 10 orang. Korban lalu dikeroyok di tempat itu," ujarnya, Minggu (16/6).

Melihat MF dikeroyok, pekerja salon yakni LH (25) warga setempat berusaha melerai. Namun, bukannya aksi pengeroyokan berhenti, LH turun menjadi korban pengeroyokan.

Aksi pengeroyokan baru berhenti setelah warga sekitar melihat kejadian itu. Para pelaku lalu kabur menuju arah timur.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

"Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka dan lebam di sejumlah bagian. sedangkan LH luka di bagian atas kepala," imbuhnya.

Usai kejadian pengeroyokan, dua korban lalu melaporkan kejadian itu ke polisi. Tak butuh waktu lama, satu pelaku yakni DS (35) asal Desa Beluk Raja Kecamatan Ambunten, Sumenep berhasil ditangkap polisi.

"Dari keterangan pelaku, pengeroyokan diduga akibat dendam pribadi. Namun detailnya seperti apa masih kami dalami," pungkasnya.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Kini polisi masih mengejar 9 pelaku lain yang diduga terlibat pengeroyokan itu. Polisi juga masih mendalami motif dari kejadian yang menimpa anak dibawah umur tersebut.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.