Jumat, 19 Jun 2026 11:42 WIB

Pemkot Blitar Siapkan Dana Segini untuk Ubah Aset Mangkrak Jadi Taman

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 18 Sep 2018 10:50 WIB
Sisi Selatan Alun-alun Kota Blitar yang mulai dibangun untuk Taman dan eks Kantor Kelurahan Bendo.
Sisi Selatan Alun-alun Kota Blitar yang mulai dibangun untuk Taman dan eks Kantor Kelurahan Bendo.

jatimnow.com - Pemkot Blitar telah menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 1,8 miliar guna mengalihfungsikan empat aset yang saat ini tak dipakai.

Empat aset itu akan diubah menjadi taman terbuka yang dapat digunakan oleh masyarakat menikmati keindahan Kota Blitar.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Empat aset yang rencananya bakal dialihkan menjadi taman kota meliputi eks kantor Kelurahan Bendo, eks Kantor Kelurahan Rembang, eks Kantor Kelurahan Pakunden, dan bekas Pasar Pon yang ada di Jalan Tanjung.

Selain empat aset itu, ada perbaikan fasilitas umum yang nantinya akan diubah menjadi taman.

Yakni sisi selatan alun-alun yang kini juga sudah mulai dirapihkan.

"Kalau sekarang prosesnya masih lelang ya. Lebih jelas soal prosesnya sudah sampai mana, silahkan tanya ke ULP," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, Pande Ketut Suryadi, Selasa (18/09/2018).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Pembangunan taman di lima titik itu, kata Pande, akan dikebut.

Targetnya, akhir tahun 2018 ini proses lelang selesai sehingga pembangunan taman sudah mulai dikerjakan.

Ia menambahkan, bila proses lelang tak selesai akhir tahun, maka dipastikan rencana pembangunan taman baru di lima titik akan molor.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Anggaranya total sekitar Rp 1,8 miliar. Jadi kita juga sedang kebut ini. Karena kalau nanti sampai gagal ya molor lagi. Sekarang lelangnya lagi cepet-cepetan juga gitu. Ya semoga cepat beres lelangnya biar bisa dikerjakan," pungkas Pande.

Editor : Edwin Fajerial
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.