Minggu, 07 Jun 2026 11:26 WIB

Saatnya BUMD jadi Penopang Utama PAD Jawa Timur

  • Penulis :
  • | Rabu, 12 Jun 2024 08:39 WIB
DPRD Jawa Timur. (Dok. jatimnow.com)
DPRD Jawa Timur. (Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Kinerja Badan Usaha Milik Daerah di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur perlu dipompa lagi di Tahun 2025. BUMD sebagai salah satu instrumen untuk meraih pendapatan asli Daerah (PAD) masih belum semuanya optimal. Dari 9 BUMD milik Pemprov Jawa Timur, hanya 1 BUMD yang masuk kategori sehat secara finansial ataupun performa laba bersih.

Selebihnya, BUMD tersebut mengalami turbulensi usaha yang naik turun. Sehingga setoran PAD atau dividen kepada pemilik saham terbesar yakni Pemprov Jawa Timur tidak maksimal. Padahal pada tahun 2025 mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang dilanda krisis pendapatan daerah. Akibat berlakunya Undang-Undang Nomer 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah. Dalam aturan tersebut terjadi penurunan cukup signifikan PAD Pemerintah Provinsi karena pembagian pajak kendaraan bermotor lebih besar untuk kabupaten/kota.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Tema itu akan menjadi bahasan dalam diskusi panel Kelompok Kerja (Pokja) wartawan Indrapura DPRD Jatim dengan judul BUMD OUTLOOK 2025 "Saatnya BUMD Jadi Penopang Utama Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jawa Timur" yang akan diselenggarakan di Gedung DPRD Jatim jalan Indrapura Surabaya pada Rabu (12/6/2024).

Ketua Panitia Mus Purmadani mengatakan, diskusi tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber dari eksekutif dan legislatif di lingkungan Pemprov Jatim. Di antaranya adalah Kabiro Perekonomian Sekdaprov Jatim Afftabuddin Rijaluzzaman, Direktur PT Jatim Graha Utama Mirza Muttaqien, anggota komisi C DPRD Jatim Pranaya Yudha Mahardika.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Diskusi tersebut juga mengundang pakar ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair) Imron Mawardi. Sedangkan, Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad dan Pj Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono akan menjadi keynote speech dalam acara tersebut.

“Diskusi tersebut juga mengundang anggota komisi C DPRD Jatim dan kalangan aktivis dari beberapa Universitas di Surabaya," ujarnya.

Baca Juga: Sidang Gugatan Rp8,5 Miliar Eks Karyawan PT Kasa Husada Wira Jatim Ditunda

Dia berharap, dengan adanya diskusi panel tersebut bisa menjadi  pembangkit bagi BUMD di Jatim untuk meningkatkan PAD.

“Nantinya dalam diskusi panel tersebut akan dibahas hal-hal apa saja yang bisa menjadi indikator meningkatkan PAD. Misalnya seperti penyertaan modal, tata kelola keuangan, manajemen SDM hingga banyak hal lainnya," jelasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.