Rabu, 17 Jun 2026 08:42 WIB

Gelap Mata, Janda Muda ini Nekat Merampok Perhiasan Tetangganya

Pelaku saat diperiksa di Mapolsek Banyuwangi, Senin (17/9/2018).
Pelaku saat diperiksa di Mapolsek Banyuwangi, Senin (17/9/2018).

jatimnow.com – Aksi perampokan yang terjadi di lingkungan Krajan Surodilagan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, melibatkan seorang janda muda. Diduga akibat gelap mata, Novita (30) nekat merampok perhiasan tetangganya, Sumarwiyah (70).

Ironisnya, pelaku tega membenturkan kepala korban ke tembok rumahnya hingga berkali-kali.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kapolsek Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, awalnya pelaku berjalan mengendap ke rumah korban yang diketahui tak jauh dari rumahnya. Karena ketahuan, pelaku berpura-pura akan menumpang ke kamar mandi.

"Kepada korban, pelaku mengaku ingin buang air kecil, sehingga korban membukakan pintu rumahnya," kata AKP Ali, Senin (17/9/2018).

Saat korban membukakan pintu, pelaku dengan cepat memegang kepala korban dan membenturkannya ke tembok hingga beberapa kali. Setelah korban lemas, pelaku mengambil pisau yang digunakan untuk mengancam Sumarwiyah supaya menunjukkan perhiasannya.

Karena ancaman, korban menunjukkan tas kecil di dalam almari kamarnya yang berisi sejumlah perhiasan. Setelah pelaku merasa puas, korban pun akhirnya ditinggalkan.

"Saat itulah, korban berteriak minta tolong dan warga yang mengetahui kejadian itu melaporkan ke kami. Kebetulan TKP dekat dengan Mako (Polsek), sehingga kami segera ke sana dan menangkap pelaku di rumahnya," tegas Ali Masduki.

Sebelum ditangkap, lanjut Ali, pelaku mencoba menghilangkan barang bukti berupa tas kecil dengan cara membuangnya. Namun, petugas mengetahuinya terlebih dahulu.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara korban yang mengeluarkan darah dari kepalanya kini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku melakukan aksi perampokan tersebut bukan yang pertama kalinya dilakukan.

"Sasarannya, rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya," cetusnya.

Sementara itu, salah seorang tetangga korban Slamet Susanto mengatakan, di daerahnya beberapa warga telah seringkali mengaku kehilangan. Sempat juga, kata dia, mencurigai gerak-gerik Novita. Namun tidak memiliki bukti.

Baca Juga: Duo WNA China Tertangkap Tangan Lakukan Pencurian di Pesawat Citilink

"Ya baru kali ini terbukti kalau dia yang mencuri," ujarnya Slamet yang juga Ketua RW.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.