Kamis, 18 Jun 2026 16:21 WIB

Fakta-fakta Penganiayaan Lansia Tunanetra di Sumenep

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Kasus penganiayaan terjahadap penyandang disabilitas terjadi di Sumenep. Korban tunanetra adalah SH (54) warga Dusun Junjang, Desa Batang-Batang Laok Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Berikut fakta-fakta yang dihimpun redaksi:

Baca Juga: Bantu Tunanetra, Mahasiswa Unair Gagas Kacamata Pintar Pendeteksi Luka Darurat

1. Pelaku mertua dan menantu

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan pelaku yakni MW (50) dan menantunya yakni T (35) warga Dusun Junjang Desa Batang-Batang Laok Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep.

2. Dipicu masalah pencairan dana koperasi

Widiarti mengatakan kejadian itu bermula pada Rabu 22 Mei 2024 saat MW mendatangi rumah korban untuk menanyakan pencairan dana Koperasi PNM-Mekaar. Namun korban menjelaskan kalau ada anggota Mekar yang belum melunasi pembayaran, sehingga pencairan ditunda sampai dengan besok hari.

Keduanya lalu terlibat cekcok hingga MW mengumpat dan menghina korban.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Iya pelaku sempat mengucapkan kalimat hinaan 'dasar orang buta' pada korban. Lalu setelah itu menganiaya korban," ujar AKP Widiarto, Selasa (4/6/2024).

3. Nyaris dibacok

Tak sampai di situ, lanjut AKP Widiarti, pelaku sempat mengeluarkan sebilah celurit yang diselipkan di balik bajunya. Namun, cekcok keduanya berhasil dilerai oleh warga sekitar yang mendengar keributan di rumah korban.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

4. Pelaku aniaya korban

Meski sempat dilerai warga, keesokan harinya, Kamis 23 Mei, pelaku kembali mendatangi rumah bersama menantunya, T. Setibanya di rumah korban dua pelaku melakukan penganiayaan hingga korban mengalami luka di wajah dan punggung .

"Korban sudah mendapatkan penanganan medis dan saat ini kami juga sudah mengamankan dua pelaku yang terlibat. Kasus ini masih kami dalami," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.